BPBD Lumajang Waspadai Potensi Banjir Lahar dan Longsor
- 26 Jul 2026 19:49 WIB
- Jember
RRI.CO.ID Lumajang – Hujan dengan intensitas tinggi mengguyur sejumlah wilayah di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Minggu (26/7/2026). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi, terutama banjir lahar Semeru dan tanah longsor.
Salah satu wilayah yang dilaporkan mengalami hujan lebat berada di kawasan Curah Kobok'an, Desa Supit Urang, Kecamatan Pronojiwo. Kawasan tersebut merupakan salah satu daerah yang berada di jalur aliran material vulkanik Gunung Semeru.
Kepala Pelaksana BPBD Lumajang, Isnugroho, mengatakan kondisi cuaca saat ini berpotensi meningkatkan risiko bencana di sejumlah titik rawan yang telah dipetakan sebelumnya.
"Kondisi hujan deras perlu diwaspadai yakni terjadinya potensi banjir lahar Semeru maupun potensi terjadinya tanah longsor pada kawasan rawan seperti yang telah dipetakan oleh BPBD," ujar Isnugroho, Minggu (26/7/2026).
Berdasarkan pantauan di lapangan, hujan deras juga terjadi di Kabupaten Jember yang berbatasan langsung dengan Lumajang. Kondisi tersebut menunjukkan cuaca ekstrem melanda sebagian wilayah di kawasan tapal kuda Jawa Timur.
BPBD mengimbau masyarakat yang bermukim di lereng gunung, bantaran sungai, dan kawasan rawan longsor agar terus memantau perkembangan cuaca. Warga juga diminta segera melapor kepada aparat desa atau BPBD apabila menemukan tanda-tanda awal bencana, seperti air sungai berubah keruh, suara gemuruh dari arah hulu, maupun munculnya retakan tanah.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai korban jiwa maupun kerusakan akibat hujan deras tersebut. BPBD bersama relawan masih melakukan pemantauan di sejumlah titik rawan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....