Kekeringan Meluas, PMI Masifkan Distribusi Air Bersih di Jember

  • 14 Jul 2026 21:05 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID,Jember- Palang Merah Indonesia (PMI) bergerak cepat menangani krisis kekeringan di Jawa Timur dengan memasok puluhan ribu liter air bersih bagi warga terdampak. Salah satu fokus penanganan berada di Dusun Bunder, Desa Sumberpinang, Kecamatan Pakusari, Kabupaten Jember. Hingga saat ini, PMI telah menyuplai yang sebanyak 29.975 liter air bersih untuk memenuhi kebutuhan harian warga.

Upaya kemanusiaan ini ditinjau langsung oleh pengurus PMI Provinsi Jawa Timur pada Selasa, 14 Juli 2026. Distribusi air bersih yang menyasar 66 Kepala Keluarga (158 jiwa) tersebut telah berjalan secara berkala sejak awal Juli untuk mengantisipasi dampak kemarau panjang.

Ketua Bidang Penanggulangan Bencana PMI Provinsi Jawa Timur, Dr. Edi Purwinarto, M.Si., menegaskan bahwa langkah cepat ini krusial mengingat fenomena El Nino diprediksi memicu kemarau panjang hingga akhir tahun.

"Dari informasi yang kita terima, El Nino ini berdampak pada musim kemarau dan bergerak mulai bulan Juli sampai Agustus untuk tahap awal. Puncaknya berlanjut Agustus hingga Oktober, bahkan diprediksi bisa berlanjut sampai awal tahun 2027," ujar Edi Purwinarto di sela monitoring.

Edi memaparkan, berdasarkan data PMI, ada 29 kabupaten/kota di Jawa Timur yang berpotensi mengalami kekeringan. Hingga saat ini, 11 daerah telah dinyatakan darurat kekeringan, dan baru 6 daerah yang mulai aktif menyalurkan bantuan air bersih. Setelah Jember, PMI Jatim dijadwalkan akan memantau penanganan kekeringan di Kabupaten Bondowoso pada Rabu esok.

Guna memastikan penanganan berjalan efektif, PMI Kabupaten Jember rutin mengerahkan satu unit truk tangki berkapasitas 5.000 liter setiap dua hari sekali. Pasokan air tersebut langsung dialirkan ke enam tandon penampungan di sekitar pemukiman agar warga dapat mengakses air bersih dengan mudah dan merata.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....