Pemerintah Siapkan Kajian Distribusi Sarana Kereta INKA
- 12 Jul 2026 06:50 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Banyuwangi – Pemerintah bersama PT Industri Kereta Api (INKA) menyiapkan Pra-Studi Kelayakan (Pra-FS) untuk mendukung distribusi sarana perkeretaapian nasional. Kajian tersebut diharapkan menjadi dasar penyusunan skema pengangkutan kereta yang lebih efisien dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan dan kesiapan infrastruktur.
Pembahasan tersebut mengemuka saat Deputi Bidang Koordinasi Konektivitas Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Odo R.M. Manuhutu, melakukan kunjungan kerja ke fasilitas manufaktur INKA Banyuwangi, Jumat 10 Juli 2026. Dalam kunjungan itu, rombongan meninjau kapasitas produksi, kemampuan manufaktur, serta pengembangan teknologi yang dimiliki INKA.
Direktur Utama PT INKA (Persero), Bambang Jatmika, mengatakan penguatan industri perkeretaapian nasional memerlukan dukungan kebijakan yang terintegrasi. Selain peningkatan kapasitas produksi dan penggunaan produk dalam negeri, kelancaran distribusi sarana kereta juga menjadi faktor penting untuk memenuhi kebutuhan pelanggan di dalam maupun luar negeri.
"INKA terus memperkuat kemampuan manufaktur untuk memenuhi kebutuhan sarana perkeretaapian nasional maupun pasar internasional. Untuk mendukung hal tersebut, diperlukan sinergi kebijakan dan koordinasi lintas instansi, termasuk mekanisme yang dapat mendukung kelancaran pengiriman sarana kereta dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan dan ketentuan yang berlaku," kata Bambang Jatmika dalam rilis yang di terima RRI.
Dalam pertemuan tersebut, pemerintah dan INKA juga membahas mekanisme pengangkutan sarana kereta yang membutuhkan pemetaan secara lebih komprehensif. Kajian tersebut akan mencakup kebutuhan distribusi, kesiapan jalur, kapasitas infrastruktur, hingga skema pengangkutan yang tidak mengganggu fungsi jalan maupun keselamatan pengguna.
"Pra-FS diperlukan untuk memberikan gambaran mengenai kebutuhan pengangkutan, jalur yang digunakan, kesiapan infrastruktur, aspek keselamatan, serta alternatif skema distribusi yang dapat diterapkan. Hasil kajian ini nantinya menjadi bahan koordinasi bersama dalam merumuskan solusi yang mendukung kelancaran industri perkeretaapian nasional," ujar Odo R.M. Manuhutu.
INKA menyambut baik rencana penyusunan Pra-Studi Kelayakan tersebut sebagai langkah memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pelaku industri. Sinergi tersebut diharapkan mampu membangun ekosistem perkeretaapian nasional yang lebih terintegrasi, kompetitif, dan berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....