Bupati Bondowoso Surati Menteri PU, Usul Tol Prosiwangi Dibuka
- 10 Jul 2026 21:01 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Bondowoso – Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid mengajukan permohonan kepada Menteri Pekerjaan Umum (PU) Republik Indonesia agar akses Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi (Prosiwangi), khususnya ruas Probolinggo-Besuki, dibuka sementara sebagai jalur alternatif selama berlangsungnya perbaikan di Jalan Nasional Pantai Utara (Pantura).
Permohonan itu disampaikan melalui surat bernomor 550/216/430/2026 tertanggal Kamis, 9 Juli 2026, untuk mengantisipasi kemacetan akibat proyek infrastruktur di wilayah Probolinggo dan Situbondo.
Surat yang bersifat penting tersebut juga ditembuskan kepada Menteri Perhubungan, Gubernur Jawa Timur, dan Direktur Utama PT Jasa Marga. Usulan itu muncul menyusul pekerjaan perbaikan jembatan di Desa Sumberanyar, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, serta perbaikan gorong-gorong di ruas Tampora-Kalianget, Kecamatan Banyuglugur, Kabupaten Situbondo.
Bupati Abdul Hamid Wahid menilai dua proyek tersebut berpotensi menimbulkan perlambatan arus lalu lintas hingga antrean panjang kendaraan di koridor Jalan Nasional Pantura. Jalur tersebut merupakan salah satu akses utama distribusi logistik dan mobilitas masyarakat di kawasan Tapal Kuda Jawa Timur.
“Dua proyek tersebut diperkirakan memicu perlambatan arus lalu lintas hingga antrean panjang kendaraan di koridor Jalan Nasional Pantai Utara (Pantura), yang menjadi jalur utama distribusi logistik maupun mobilitas masyarakat,” kata Abdul Hamid Wahid, Jumat (10/7/2026).
Menurutnya, pembukaan sementara ruas Tol Probolinggo-Besuki merupakan bagian dari strategi Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas (MRLL) untuk menjaga tingkat pelayanan jalan atau Level of Service (LoS) selama pekerjaan berlangsung.
"Pembukaan sementara akses Tol Prosiwangi dipandang perlu untuk meminimalkan dampak kemacetan akibat penyempitan maupun penutupan sebagian jalur di lokasi pekerjaan," ujar Abdul Hamid Wahid.
Ia menambahkan, pengoperasian sementara jalan tol juga diyakini dapat menjaga kelancaran distribusi logistik, mengurangi antrean kendaraan dan waktu tempuh perjalanan, serta meningkatkan keselamatan pengguna jalan maupun pekerja konstruksi melalui pemisahan arus lalu lintas dari area pekerjaan.
Bupati berharap pemerintah pusat segera memberikan persetujuan atas usulan tersebut sehingga dampak kemacetan selama proses perbaikan infrastruktur di jalur Pantura dapat diminimalkan. Menurutnya, langkah itu juga sejalan dengan upaya menjaga kelancaran arus kendaraan di kawasan Tapal Kuda Jawa Timur.
Selain Pemerintah Kabupaten Bondowoso, usulan pembukaan sementara Tol Prosiwangi juga disampaikan oleh pemerintah daerah lain yang terdampak proyek pembangunan infrastruktur di jalur Pantura, yakni Kabupaten Probolinggo dan Kabupaten Situbondo.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....