Kemarau Basah, BPBD Jember Waspadai Kebakaran dan Cuaca Ekstrem

  • 30 Jun 2026 02:10 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember - BPBD Kabupaten Jember mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana, meski saat ini telah memasuki musim kemarau. Pasalnya, tahun ini Jember mengalami fenomena kemarau basah yang masih ditandai dengan hujan berintensitas ringan hingga sedang.

Kepala BPBD Jember, Edy Budi Susilo, mengatakan berdasarkan informasi BMKG, kondisi tersebut diperkirakan berlangsung hingga Agustus, bahkan bisa berlanjut sampai September.

“Meski sudah memasuki musim kemarau, hujan masih sering terjadi. Karena itu masyarakat tetap perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi bencana,” ujarnya, Senin (29/6/2026).

Menurut Edy, hujan yang disertai angin dalam beberapa waktu terakhir bahkan menyebabkan sejumlah pohon tumbang dan rumah warga mengalami kerusakan.

BPBD pun terus menyiagakan Tim Pusdalops Reaksi Cepat (PRC) untuk merespons setiap laporan bencana.

Selain cuaca ekstrem, BPBD juga mencatat meningkatnya kejadian kebakaran rumah selama musim kemarau.

Hampir setiap hari petugas menerima laporan kebakaran yang mayoritas dipicu faktor nonalam, seperti kebocoran tabung gas, ledakan tungku, korsleting listrik, maupun kelalaian masyarakat.

“Kebakaran yang terjadi bukan karena faktor alam, tetapi lebih banyak disebabkan human error. Karena itu masyarakat perlu lebih berhati-hati saat menggunakan kompor, instalasi listrik lainnya,” katanya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan setelah panen maupun membuang puntung rokok sembarangan, terutama di sekitar kawasan hutan.

“Karena hal itu bisa berpotensi memicu kebakaran yang lebih luas,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....