Teaching Factory Polije Jadi Rujukan Pengembangan Pendidikan Vokasi

  • 28 Jun 2026 07:24 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember - Teaching Factory (Tefa) milik Politeknik Negeri Jember (Polije) menjadi salah satu rujukan pengembangan pembelajaran vokasi bagi perguruan tinggi vokasi di Indonesia.

Berbagai unit produksi dan pembelajaran berbasis industri milik Polije mendapat perhatian para direktur politeknik negeri dan akademi komunitas negeri dari berbagai daerah.

Direktur Polije, Saiful Anwar, mengatakan Teaching Factory merupakan model pembelajaran yang mengintegrasikan proses pendidikan dengan dunia usaha dan dunia industri.

Sehingga mahasiswa memperoleh pengalaman kerja secara langsung.

“Teaching Factory yang kami kembangkan merupakan implementasi pembelajaran berbasis industri. Mahasiswa tidak hanya memperoleh teori di kelas, tetapi juga terlibat langsung dalam proses produksi dan pelayanan sesuai standar industri,” ujarnya.

Menurut Saiful, keberadaan Teaching Factory juga menjadi sarana berbagi pengalaman antarkampus vokasi dalam mengembangkan sistem pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan industri.

Polije saat ini memiliki sejumlah Teaching Factory unggulan, di antaranya Tefa AutoHub, Tefa UHT, Tefa Pengolahan Produk Kopi, Tefa Green House, Tefa Ice Tube, serta Tefa Bakery and Coffee.

Seluruh unit tersebut dimanfaatkan sebagai laboratorium praktik sekaligus unit produksi yang melibatkan mahasiswa.

Ketua Forum Direktur Politeknik Negeri dan Akademi Komunitas Negeri se-Indonesia (FDPNI), Ahyar Muhammad Diah, menilai model pembelajaran yang diterapkan Polije dapat menjadi inspirasi bagi perguruan tinggi vokasi lain.

“Kunjungan ini memberikan gambaran nyata mengenai bagaimana pembelajaran vokasi dapat terintegrasi dengan proses produksi sehingga mahasiswa memperoleh pengalaman kerja yang sesuai dengan kebutuhan industri,” katanya, Jumat (27/6/2026).

Ia berharap, setiap perguruan tinggi vokasi dapat saling berbagi praktik baik dalam pengelolaan Teaching Factory sehingga kualitas lulusan semakin meningkat dan mampu menjawab kebutuhan dunia kerja.

Melalui pengembangan Teaching Factory, Polije terus memperkuat perannya sebagai perguruan tinggi vokasi yang mengedepankan pembelajaran berbasis praktik sekaligus mendukung peningkatan kompetensi lulusan yang siap memasuki dunia industri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....