Nobar Piala Dunia dan Lomba Domino Semarakkan HUT Bhayangkara

  • 22 Jun 2026 01:09 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Bondowoso – Sebanyak 512 warga Kecamatan Maesan mengikuti Lomba Domino dan nonton bareng (Nobar) Piala Dunia 2026 yang digelar Polsek Maesan dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Bhayangkara.

Kegiatan yang berlangsung di Mapolsek Maesan, Kabupaten Bondowoso, sejak Sabtu malam (20/6/2026) hingga Minggu pagi (21/6/2026) itu disambut antusias masyarakat.

Tingginya minat masyarakat membuat panitia membatasi peserta hanya untuk warga Kecamatan Maesan. Perlombaan berlangsung menggunakan 64 meja pertandingan dengan sistem gugur.

Kapolsek Maesan Iptu Nardi mengatakan, lomba domino merupakan salah satu rangkaian kegiatan HUT Bhayangkara yang bertujuan mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.

“Peserta yang mengikuti lomba mencapai 512 orang dengan menggunakan 64 meja pertandingan. Karena jumlah pendaftar sangat banyak, peserta dari luar Kecamatan Maesan tidak kami ikut sertakan,” ujarnya.

Menurut Iptu Nardi, pertandingan dimulai sekitar pukul 20.00 WIB dan berlangsung semalam suntuk hingga partai final yang digelar pada Minggu (21/6/2026) sekitar pukul 05.00 WIB.

“Lomba berlangsung semalam suntuk. Mulai pukul 20.00 WIB dan selesai setelah final sekitar pukul 05.00 WIB pagi,” katanya.

Untuk meningkatkan semangat peserta, panitia menyediakan sejumlah hadiah menarik. Juara pertama dan kedua masing-masing memperoleh hadiah seekor kambing, sedangkan juara ketiga mendapatkan tabungan senilai Rp1 juta dan juara keempat menerima tabungan sebesar Rp500 ribu.

Di sela-sela perlombaan, Polsek Maesan juga menggelar kegiatan nobar pertandingan Piala Dunia 2026 yang semakin menambah kemeriahan acara. Kegiatan tersebut dihadiri unsur Muspika Kecamatan Maesan, para kepala desa se-Kecamatan Maesan, serta ratusan warga yang memadati lokasi.

Iptu Nardi menilai tingginya partisipasi masyarakat menunjukkan besarnya kebutuhan warga terhadap kegiatan hiburan yang mampu mempererat silaturahmi dan kebersamaan.

“Warga sangat antusias. Banyak yang menyampaikan harapan agar kegiatan serupa bisa kembali dilaksanakan di masa mendatang karena sudah cukup lama tidak ada event seperti ini,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana membangun kedekatan antara polisi dan masyarakat. Melalui momentum HUT Bhayangkara, Polsek Maesan ingin menghadirkan ruang interaksi yang positif sekaligus memperkuat komunikasi antara warga dan aparat keamanan.

“Kami juga memanfaatkan kegiatan ini sebagai media edukasi kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan,” jelasnya.

Kapolsek mengajak seluruh warga untuk terus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap kondusif. Menurutnya, terciptanya keamanan bukan hanya tanggung jawab kepolisian, melainkan membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat.

Dengan tingginya antusiasme warga, Polsek Maesan berharap kegiatan serupa dapat kembali digelar pada kesempatan mendatang sebagai sarana memperkuat persaudaraan, kebersamaan, dan kesadaran hukum di tengah masyarakat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....