Peringati Hari Anak Nasional, KAI Gelar Kompetisi Robotik Perkeretaapian

  • 24 Jul 2026 06:35 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 9 Jember memperingati Hari Anak Nasional 2026 dengan menggelar KAI RailTech Robotics Competition.

Kompetisi robotik yang bekerja sama dengan Koding Akademi–Robotics and Coding Center tersebut menjadi sarana mengenalkan teknologi dan dunia perkeretaapian kepada anak sejak usia dini.

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Garuda KAI Daop 9 Jember, Kamis (23/7/2026), diikuti 20 peserta jenjang TK hingga SMP dari 10 sekolah, terdiri atas tujuh sekolah di Kabupaten Jember dan tiga sekolah di Kabupaten Banyuwangi.

Manager Hukum dan Humas Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, mengatakan peringatan Hari Anak menjadi momentum untuk menghadirkan ruang belajar yang kreatif sekaligus menumbuhkan minat anak terhadap teknologi.

“Melalui momentum Hari Anak Nasional, KAI ingin menghadirkan kegiatan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi anak-anak,” ujarnya.

KAI RailTech Robotics Competition menjadi wadah untuk menumbuhkan rasa ingin tahu, kreativitas, serta minat terhadap teknologi dan inovasi, sekaligus mengenalkan dunia perkeretaapian melalui pendekatan yang menyenangkan.

Mengusung tema Track The Future!, para peserta ditantang memprogram robot agar dapat menyelesaikan misi pada lintasan yang dirancang menyerupai perjalanan kereta api di wilayah Daop 9 Jember.

Robot harus melintasi sejumlah titik yang merepresentasikan stasiun, mulai dari Jember, Banyuwangi Kota, hingga Ketapang.

Melalui simulasi tersebut, peserta tidak hanya belajar dasar-dasar robotika dan coding, tetapi juga mengasah kemampuan berpikir logis, kreativitas, ketelitian, serta keterampilan memecahkan masalah.

Cahyo menilai, perkembangan teknologi di sektor transportasi membutuhkan sumber daya manusia yang adaptif dan inovatif sejak usia dini. Karena itu, KAI terus menghadirkan berbagai program edukatif untuk mendorong minat anak pada bidang Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM).

“Melalui simulasi yang mengangkat operasional kereta api sebagai media pembelajaran, anak-anak tidak hanya belajar mengenai robotika dan coding, tetapi juga mengenal teknologi mendukung layanan transportasi yang semakin aman, andal, dan modern,” kata Cahyo.

Selain sebagai kegiatan edukatif, kompetisi tersebut juga menjadi bentuk apresiasi kepada pelanggan KAI.

Salah satu syarat mengikuti lomba adalah pendamping memiliki akun Access by KAI serta menunjukkan boarding pass atau e-boarding pass perjalanan kereta api pada periode Juli–Agustus 2026.

KAI berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang unggul, kreatif, dan siap menghadapi era transformasi digital.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....