Guntur Priambodo Jadi Tenaga Ahli Menko Pangan
- 19 Jun 2026 15:25 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Banyuwangi – Dr. Ir. H. Guntur Priambodo, M.M., mendapat kepercayaan untuk mengemban tugas strategis di tingkat nasional, sebagai Tenaga Ahli Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia. Mantan Sekda Banyuwangi tersebut ditunjuk Menko Zulkifli Hasan, pasca beberapa hari memasuki masa purna sebagai ASN.
Penunjukan tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia tentang Pengangkatan Tenaga Ahli Menteri Koordinator Bidang Pangan yang ditetapkan di Jakarta pada Selasa, 10 Juni 2026.. Dalam keputusan itu, Guntur dipercaya mengemban tugas sebagai Tenaga Ahli Ketahanan Pangan, Infrastruktur Pendukung Pertanian, dan Lingkungan.
Jabatan tersebut merupakan posisi nonstruktural yang setara dengan Staf Ahli Menteri eselon Ib. Tugasnya memberikan masukan dan rekomendasi strategis terkait ketahanan pangan, pembangunan infrastruktur pertanian, pengelolaan lingkungan, hingga penguatan sistem pangan nasional.
Bagi Guntur, amanah baru ini menjadi kelanjutan pengabdian setelah resmi memasuki masa pensiun sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Minggu, 1 Juni 2026. Alih-alih menikmati masa purna tugas sepenuhnya, ia justru kembali dipercaya berkontribusi dalam perumusan kebijakan nasional di sektor yang saat ini menjadi perhatian utama pemerintah.
“Bersyukur masih diberi kesempatan mendarmabaktikan tenaga dan pikiran untuk bangsa, negara, dan masyarakat Indonesia, khususnya Jawa Timur dan Banyuwangi,” ujar Guntur saat dikonfirmasi, Jumat, 19 Juni 2026.
Penunjukan tersebut dinilai tidak lepas dari pengalaman panjang yang dimiliki Guntur selama berkarier di pemerintahan. Sebelum menjabat Sekda Banyuwangi, ia pernah memimpin Dinas Pekerjaan Umum Pengairan serta menduduki sejumlah jabatan strategis lainnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi.
Birokrat kelahiran Blitar, 1 Mei 1966 itu juga memiliki latar belakang akademik yang kuat. Ia meraih gelar Doktor Teknik Lingkungan dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya dan dikenal memiliki perhatian besar terhadap isu pembangunan berkelanjutan, sumber daya air, serta tata kelola infrastruktur.
Pengalaman teknis dan birokrasi yang dimilikinya menjadi modal penting dalam mendukung tugas baru di Kementerian Koordinator Bidang Pangan. Terlebih, pemerintah saat ini tengah mendorong penguatan ketahanan pangan nasional melalui peningkatan produktivitas pertanian, pembangunan infrastruktur pendukung, hingga pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.
Bagi masyarakat Banyuwangi, penugasan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri. Setelah puluhan tahun mengabdi di daerah, Guntur kini dipercaya membawa pengalaman dan perspektif Banyuwangi ke tingkat nasional melalui peran strategis di Kementerian Koordinator Bidang Pangan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....