TNI dan Petani Bersinergi Jaga Ketahanan Pangan Lumajang
- 15 Jun 2026 03:40 WIB
- Jember
RRI.CO.ID Lumajang - Sinergi antara TNI dan petani terus diperkuat untuk menjaga produktivitas pertanian serta mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Lumajang. Salah satu bentuk kolaborasi tersebut terlihat melalui pendampingan yang dilakukan Babinsa Mojosari Koramil 0821-19/Sumbersuko, Sertu Imam Nawawi, kepada Kelompok Tani (Poktan) Sumber Tani di Desa Mojosari, Kecamatan Sumbersuko, Minggu, 14 Juni 2026.
Kegiatan yang dilakukan berupa gotong royong membersihkan gulma di lahan pertanian Dusun Krobyoan RT 034 RW 07. Langkah tersebut bertujuan menjaga kesuburan lahan dan memastikan tanaman dapat tumbuh optimal tanpa terganggu gulma yang berpotensi mengurangi hasil panen.
Sertu Imam Nawawi mengatakan pengendalian gulma merupakan bagian penting dalam perawatan tanaman. Gulma dapat menjadi pesaing tanaman dalam menyerap unsur hara, air, dan sinar matahari sehingga berpengaruh terhadap produktivitas pertanian.
“Pembersihan gulma merupakan langkah penting dalam perawatan tanaman. Gulma bisa menjadi pesaing dalam menyerap unsur hara, air, dan sinar matahari sehingga berpotensi menurunkan hasil panen jika tidak dikendalikan,” ujar Imam Nawawi, Minggu, 14 Juni 2026.
Menurutnya, keterlibatan Babinsa dalam kegiatan pertanian merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial sekaligus dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional. Pendampingan yang dilakukan diharapkan dapat membantu petani meningkatkan hasil produksi dan menjaga keberlanjutan sektor pertanian.
“Dengan membersihkan gulma secara rutin, tanaman dapat tumbuh lebih optimal dan hasil panen diharapkan meningkat,” tutur Imam Nawawi.
Ketua Poktan Sumber Tani, Chamim, mengapresiasi kehadiran Babinsa yang selama ini aktif mendampingi berbagai kegiatan pertanian di wilayahnya. Menurutnya, dukungan tersebut tidak hanya membantu pekerjaan petani, tetapi juga menumbuhkan semangat kebersamaan dalam mengelola lahan pertanian.
“Kami sangat terbantu dengan kehadiran Pak Babinsa yang selalu aktif mendampingi setiap kegiatan. Ini memberi motivasi bagi anggota untuk terus merawat tanaman agar hasilnya maksimal,” ujar Chamim.
Ia menambahkan, kolaborasi antara petani dan aparat kewilayahan menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga produktivitas pertanian. Dengan pendampingan yang berkelanjutan, petani diharapkan mampu menghadapi berbagai tantangan di sektor pertanian sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sektor pertanian selama ini menjadi salah satu penopang perekonomian masyarakat Lumajang. Karena itu, sinergi berbagai pihak, termasuk TNI dan kelompok tani, dinilai penting untuk menjaga ketahanan pangan daerah di tengah berbagai tantangan yang dihadapi sektor pertanian.
Melalui kolaborasi yang terus diperkuat, produktivitas lahan pertanian diharapkan meningkat sehingga mampu mendukung ketersediaan pangan sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Lumajang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....