Pramuka Bentuk Karakter, 427 Siswa SMKN 2 Lumajang Dilantik

  • 14 Jun 2026 14:20 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID Lumajang - Sebanyak 427 siswa kelas 10 SMKN 2 Lumajang resmi dilantik sebagai Penegak Bantara dalam perkemahan Pramuka yang digelar di Desa Sukosari, Kecamatan Kunir, Kabupaten Lumajang, Minggu, 14 Juni 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah membentuk karakter disiplin, mandiri, dan peduli sosial pada peserta didik.

Pembina Perkemahan SMKN 2 Lumajang, Suedi, mengatakan perkemahan berlangsung selama tiga hari, mulai Jumat, 12 Juni 2026 hingga Minggu, 14 Juni 2026. Seluruh siswa kelas 10 dari berbagai jurusan mengikuti kegiatan tersebut sebagai bagian dari program wajib sekolah.

“Pelantikan diikuti 427 siswa laki-laki dan perempuan dari semua jurusan kelas 10. Ini kegiatan wajib, kecuali bagi siswa yang sakit,” ujar Suedi, Minggu, 14 Juni 2026.

Menurut Suedi, kegiatan kepramukaan tidak hanya berfokus pada pelantikan Penegak Bantara, tetapi juga menjadi sarana menanamkan nilai gotong royong, kemandirian, disiplin, dan tanggung jawab sosial. Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat diterapkan siswa dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Selama perkemahan, para peserta mengikuti berbagai kegiatan sosial. Di antaranya bakti sosial berupa pembagian sembako kepada warga sekitar serta kerja bakti membersihkan tempat ibadah di Desa Sukosari.

Suedi yang juga menjabat Wakil Kepala Kesiswaan SMKN 2 Lumajang menegaskan bahwa perkemahan Pramuka merupakan agenda tahunan yang memiliki peran penting dalam pembentukan karakter peserta didik. Melalui kegiatan tersebut, siswa didorong untuk lebih mandiri, mampu bekerja sama, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.

“Kami berharap nilai-nilai disiplin, tanggung jawab sosial, dan gotong royong yang diperoleh selama perkemahan dapat diterapkan siswa di tengah masyarakat,” tutur Suedi.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan, mulai dari warga, perangkat desa, pemerintah desa, hingga jajaran Polsek dan Koramil setempat.

“Terima kasih kepada warga, perangkat desa, kepala desa, serta jajaran Polsek dan Koramil setempat yang sangat mendukung kegiatan ini,” ujarnya.

Menurut Suedi, Lapangan Sukosari dipilih sebagai lokasi kegiatan karena memiliki lingkungan yang mendukung aktivitas kepramukaan. Suasana pedesaan yang asri serta dukungan masyarakat setempat menjadi nilai tambah dalam pelaksanaan perkemahan.

“Cuaca sempat gerimis, tapi justru bermanfaat agar lahan tidak berdebu. Alhamdulillah semua berjalan lancar,” pungkasnya.

Perkemahan tersebut diharapkan menjadi bekal bagi para siswa untuk mengembangkan karakter positif sekaligus meningkatkan kepedulian sosial sebagai generasi muda yang berkontribusi bagi masyarakat.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....