Erupsi Semeru, PVMBG Larang Warga Dekati Kawah

  • 06 Jun 2026 14:09 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID Lumajang- Gunung Semeru di Jawa Timur kembali erupsi pada Sabtu, 6 Juni 2026 pukul 09.14 WIB. Kolom abu teramati setinggi 600 meter di atas puncak atau 4.276 meter di atas permukaan laut (mdpl), dengan arah sebaran condong ke barat daya.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Api Semeru mencatat kolom abu berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal. Aktivitas erupsi juga terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 2 menit 8 detik.

Saat ini, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menetapkan status Gunung Semeru pada Level III atau Siaga. PVMBG juga mengeluarkan sejumlah rekomendasi bagi masyarakat dan wisatawan di sekitar kawasan gunung tertinggi di Pulau Jawa tersebut.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang, Isnugroho, membenarkan terjadinya erupsi tersebut. Berdasarkan rekomendasi petugas, masyarakat dilarang beraktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan sejauh 13 kilometer dari puncak.

Di luar radius tersebut, warga juga dilarang beraktivitas dalam jarak 500 meter dari tepi sungai. Kawasan itu dinilai rawan terdampak awan panas dan aliran lahar yang berpotensi mencapai 17 kilometer dari puncak.

“Tidak beraktivitas dalam radius 5 kilometer dari kawah atau puncak. Area itu rawan lontaran batu pijar,” ujar Isnugroho, Sabtu, 6 Juni 2026.

Masyarakat diminta mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar hujan di sungai maupun lembah yang berhulu di puncak Gunung Semeru. Jalur rawan meliputi Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, Besuk Sat, serta anak sungai Besuk Kobokan.

Kata kunci SEO: Gunung Semeru erupsi, erupsi Semeru hari ini, status Semeru Siaga, PVMBG Semeru, BPBD Lumajang.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....