Rumah di Wongsorejo Terbakar, Kerugian Capai Rp65 Juta

  • 04 Jun 2026 12:34 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Banyuwangi - Rumah milik Ahmad Rofi'i (68) di Dusun Curah Sawo, Desa Sidodadi, Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi, terbakar Rabu malam, 3 Juni 2026. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 19.20 WIB itu menghanguskan bangunan dapur serta dua kamar di bagian belakang rumah.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Banyuwangi menerjunkan tiga unit mobil pemadam ke lokasi kejadian. Petugas melakukan penyemprotan dari sisi selatan dan utara untuk mencegah api merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi.

"Kami melakukan pemadaman dari dua sisi agar api tidak menjalar ke rumah lainnya," ujar Kepala Dinas Damkarmat Banyuwangi, Edy Supriyono, Kamis, 4 Juni 2026.

Saat proses pemadaman berlangsung, petugas menemukan titik api pada kasur berbahan kapuk di salah satu kamar. Titik api tersebut segera dipadamkan untuk mencegah kebakaran kembali membesar.

Sekitar satu jam kemudian, kobaran api berhasil dijinakkan. Meski demikian, petugas masih melakukan pendinginan guna memastikan tidak ada bara api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Berdasarkan hasil investigasi awal, api diduga berasal dari bagian luar dapur rumah, tepatnya di sisi selatan dekat kamar mandi. Kebakaran diduga dipicu puntung rokok yang masih menyala, kemudian tertiup angin kencang dan mengenai dinding berbahan anyaman bambu.

"Material yang mudah terbakar menyebabkan api dengan cepat merambat ke bagian bangunan dapur," tutur Edy.

Api yang semakin membesar kemudian menjalar ke area dapur dan mengenai tabung LPG. Kondisi tersebut memicu letupan yang disertai keluarnya gas sehingga kobaran api semakin cepat menyebar.

"Kondisi tersebut mengakibatkan api semakin cepat menyebar dan membakar bangunan," ucap Edy.

Selain merusak bangunan, kebakaran juga menghanguskan sejumlah perabot rumah tangga, di antaranya kompor gas, lemari, magic com, blender, meja, dua kasur, serta dipan. Total kerugian akibat peristiwa tersebut diperkirakan mencapai Rp65 juta.

Sementara itu, Siti Nur Fatimah (26), anak pemilik rumah, mengatakan sebelum kejadian tidak ada aktivitas memasak di dapur. Menurutnya, sang ibu, Rahmiyati (60), hanya sempat ke kamar mandi sebelum beristirahat di ruang tengah.

"Sekitar 15 menit kemudian, seorang tetangga datang berlari dan memberi tahu bahwa dapur rumah terbakar," ungkap Fatimah.

Ia menjelaskan titik api pertama kali terlihat dari luar bangunan, tepatnya di sisi selatan kamar mandi. Api kemudian terus merambat ke arah utara hingga membakar sebagian besar area belakang rumah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....