Lapas Banyuwangi Tanamkan Nilai Pancasila ke Warga Binaan

  • 02 Jun 2026 10:01 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID Banyuwangi – Semangat Hari Lahir Pancasila turut menggema dari balik jeruji besi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi. Melalui upacara bendera yang digelar di lapangan blok hunian Griya Blambangan, Senin, 1 Juni 2026, warga binaan diajak menjadikan Pancasila sebagai pijakan untuk memperbaiki diri dan menata masa depan.

Upacara tersebut diikuti jajaran pejabat struktural, pegawai, serta perwakilan warga binaan. Bertindak sebagai inspektur upacara, Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban Lapas Banyuwangi, Sabar Supriyanto.

Dalam amanatnya, Sabar mengatakan, nilai-nilai Pancasila harus menjadi pedoman hidup bagi siapa pun, termasuk warga binaan yang tengah menjalani masa pidana. Menurutnya, masa lalu tidak boleh menjadi penghalang untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik.

“Pancasila adalah bintang penuntun yang telah membuktikan ketangguhannya dalam menyatukan keberagaman bangsa. Bagi saudara-saudara warga binaan di sini, jadikan momentum 1 Juni ini sebagai refleksi diri yang mendalam,” ujar Sabar, Senin 1 Juni 2026.

Ia juga mengingatkan agar warga binaan tetap memiliki optimisme untuk kembali berkontribusi positif kepada masyarakat setelah bebas nanti.

“Jangan biarkan masa lalu membelenggu, tetapi jadikan api Pancasila senantiasa hidup dalam setiap denyut nadi untuk melangkah ke depan dan berkontribusi positif saat bebas nanti,” ucap Sabar.

Selain sebagai simbol persatuan bangsa, Pancasila juga disebut menjadi jangkar moral dalam menghadapi berbagai tantangan zaman. Karena itu, pembinaan di Lapas Banyuwangi tidak hanya berfokus pada aspek hukum, tetapi juga penguatan karakter, kedisiplinan, dan nilai kebangsaan.

Peringatan Hari Lahir Pancasila di Lapas Banyuwangi juga menjadi penegasan bahwa warga binaan tetap memiliki hak dan kewajiban sebagai warga negara, termasuk menumbuhkan rasa cinta tanah air.

“Warga binaan juga memiliki hak dan kewajiban yang melekat pada dirinya. Oleh karena itu, tingginya jeruji besi bukan menjadi penghalang untuk menumbuhkan semangat kebangsaan dan cinta tanah air,” tutur Sabar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....