Cuaca Buruk Selat Bali Sebabkan Antrean Kendaraan di Ketapang
- 22 Mei 2026 21:02 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Banyuwangi – Cuaca buruk di perairan Selat Bali menyebabkan antrean panjang kendaraan menuju Pelabuhan Ketapang, Jumat, 22 Mei 2026. Kemacetan di jalur Situbondo–Banyuwangi itu terpantau mencapai sekitar 3 kilometer dan didominasi kendaraan logistik serta truk besar.
Antrean kendaraan mulai terlihat sejak pagi hari. Bahkan pada Kamis malam, 21 Mei 2026, antrean dilaporkan sempat mengular hingga lebih dari 5 kilometer menuju kawasan pelabuhan. Sementara kendaraan roda dua masih dapat melintas relatif lancar dengan memanfaatkan celah di sisi kanan dan kiri antrean kendaraan besar.
General Manager ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang, Arief Eko mengatakan cuaca di perairan Selat Bali sejak Rabu malam mengalami perubahan cukup dinamis sehingga memengaruhi operasional penyeberangan Ketapang–Gilimanuk.
“Sehingga berdampak pada penyesuaian operasional penyeberangan di lintasan Ketapang–Gilimanuk,” ujar Arief Eko, Jum'at 22 Mei 2026.
Ia menjelaskan, kondisi cuaca membuat proses manuver kapal saat sandar dan bongkar muat kendaraan harus dilakukan lebih hati-hati demi keselamatan pelayaran.
“Itu harus dilakukan secara lebih cermat dan hati-hati dengan mengedepankan aspek keselamatan pelayaran. Dampaknya terjadi antrean kendaraan logistik di sejumlah titik area pelabuhan,” katanya.
Meski terjadi antrean panjang, operasional penyeberangan disebut tetap berjalan. ASDP bersama regulator dan pihak terkait melakukan penanganan bertahap melalui pengaturan pola operasi kapal serta optimalisasi kantong parkir Bulusan.
Pihak ASDP juga mengimbau pengguna jasa untuk mengatur jadwal perjalanan dan memantau perkembangan informasi operasional penyeberangan sebelum menuju pelabuhan.
Sementara itu, Pengawas Keselamatan dan Keamanan Pelayaran BPTD Ketapang, Rahut mengatakan kondisi cuaca buruk membuat kapal mengalami kesulitan saat proses sandar di dermaga. Akibat kondisi tersebut, waktu bongkar muat kendaraan menjadi lebih lama dibandingkan biasanya sehingga memicu antrean kendaraan menuju Pelabuhan Ketapang.
“Kondisi air surut di Dermaga LCM di kedua sisi pelabuhan juga membuat proses bongkar muat tidak maksimal,” ujar Rahut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....