Tembakau Jadi Urat Nadi Ekonomi Bondowoso
- 21 Mei 2026 16:15 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Bondowoso – Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid menegaskan komoditas tembakau masih menjadi urat nadi perekonomian masyarakat Bondowoso.
Hal itu disampaikan saat menghadiri kegiatan Gelar Tanam Tembakau dengan tema "Sarasehan dan Seremoni Tanam Raya Tembakau 2026 bertajuk “Menanam Harapan Mengawal Kedaulatan Tembakau di Tengah Badai Regulasi”di Gedung Balai Desa Mengok, Kecamatan Pujer, Kamis (21/5/2026).
Menurut Bupati, sektor pertanian dan perkebunan menjadi penyumbang terbesar Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Bondowoso dengan kontribusi mencapai 28 persen. Dari sektor tersebut, tembakau menjadi salah satu komoditas utama yang menopang perekonomian daerah.
“Tembakau ini adalah urat nadi kita. Penyumbang PDRB terbesar kita adalah pertanian dan perkebunan 28 persen, dan tembakau adalah salah satu yang memberikan sumbangan besar,” kata Abdul Hamid Wahid.
Ia menjelaskan, aktivitas penanaman tembakau saat ini menghidupi sekitar 5.000 petani di Bondowoso. Jika dihitung dengan masyarakat yang terlibat dalam agribisnis tembakau, jumlah penerima manfaat dinilai jauh lebih besar.
“Yang menikmati bisnis tembakau secara langsung memang melibatkan banyak pihak. Bukan hanya tiga sampai empat kali lipat, tetapi bisa berpuluh kali lipat,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....