Bupati Jember Minta Perumda Kahyangan Perkuat Ekonomi Masyarakat

  • 14 Mei 2026 21:47 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember - Bupati Jember, Muhammad Fawait, meminta Perumda Perkebunan Kahyangan memperkuat peran dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat dan pengentasan kemiskinan.

Hal itu disampaikan Fawait saat pelantikan direksi baru Perumda Perkebunan Kahyangan di Pendapa Wahyawibawagraha, pada Rabu (13/5/2026).

Menurutnya, Perumda Kahyangan memiliki posisi strategis karena bersentuhan langsung dengan masyarakat di kawasan perkebunan yang selama ini identik dengan kantong kemiskinan.

“Perumda Perkebunan Kahyangan tidak hanya berkaitan dengan PAD, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi dan pengentasan kemiskinan di wilayah perkebunan,” ujarnya.

Ia menilai direksi baru yang berasal dari kalangan aktivis diharapkan mampu membawa perubahan positif di tubuh perusahaan daerah.

Karena itu, Fawait menekankan pentingnya profesionalitas, keterbukaan terhadap kritik, serta budaya kerja berbasis data dalam menjalankan perusahaan.

“Direksi harus mampu bekerja profesional, terbuka terhadap kritik, berpikir inovatif, dan membuktikan kinerja melalui data serta capaian yang terukur,” katanya.

Selain pembenahan internal, Pemerintah Kabupaten Jember juga tengah menyiapkan revisi peraturan daerah tentang BUMD untuk membuka peluang pengembangan usaha baru bagi Perumda Kahyangan.

Menurut Gus Fawait, perusahaan daerah tersebut diharapkan tidak hanya bergantung pada komoditas perkebunan tradisional, tetapi juga mampu mendukung program nasional seperti Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Sehingga perusahaan daerah mampu berkontribusi lebih luas terhadap pembangunan daerah maupun nasional,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur Utama Perumda Perkebunan Kahyangan yang baru dilantik, Gogot Cahyo Baskoro menyatakan komitmennya membangun perusahaan yang sehat, bersih dan memiliki daya saing.

Ia mengatakan penguatan tata kelola dan keterbukaan manajemen menjadi fokus utama untuk meningkatkan kepercayaan publik dan mitra usaha.

“Kami berkomitmen menerapkan prinsip Good Clean Corporate melalui transparansi, akuntabilitas, independensi, tanggung jawab, dan antikorupsi,” ujarnya.

Selain itu, Perumda Kahyangan juga akan mendorong diversifikasi usaha melalui pengembangan kopi specialty, optimalisasi aset perusahaan, hingga wisata berbasis perkebunan.

Di antaranya Wisata Boma dan Rimba Camp di Gunung Pasang, Kampung Belgia di Sumberwadung, serta akses menuju Air Terjun Tancak melalui kerja sama dengan Perhutani.

Direksi baru juga membuka peluang pemanfaatan lahan tidur perkebunan untuk mendukung kebutuhan masyarakat sekitar, termasuk pengembangan pakan ternak dan pemberdayaan ekonomi warga perkebunan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....