Wamen Komdigi: Permainan Tradisional Penting untuk Digital Wellbeing Anak

  • 09 Mei 2026 22:25 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember – Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria menilai permainan tradisional memiliki peran penting dalam menjaga digital wellbeing atau kesehatan mental digital anak.

Hal itu disampaikan saat menghadiri launching Festival Egrang ke-14 yang digelar komunitas Tanoker Ledokombo di Sumber Lesung, Ledokombo, Kabupaten Jember, Sabtu (9/5/2026).

Menurut Nezar, anak-anak saat ini hidup di tengah arus digitalisasi yang sangat kuat. Sehingga mereka membutuhkan ruang bermain fisik untuk menjaga keseimbangan emosional.

“Bermain egrang bukan sekadar permainan tradisional, tetapi aktivitas luar ruang yang membuat anak kembali ke alam dan lingkungan sosial,” ujarnya.

Ia mengatakan permainan fisik sangat penting untuk membantu anak membangun kemampuan belajar, eksplorasi sosial, dan kesehatan emosional.

Nezar menyebut kondisi tersebut juga diakui oleh UNICEF, terutama terkait pentingnya aktivitas luar ruang bagi tumbuh kembang anak.

Menurutnya, tantangan terbesar saat ini bukan hanya penggunaan teknologi digital, tetapi bagaimana menjaga agar anak tidak kehilangan jati diri dan relasi sosial yang sehat.

“Kita harus memastikan anak mengenal teknologi tanpa kehilangan kesehatan mentalnya,” katanya.

Ia menilai keluarga dan komunitas memiliki peran penting dalam membangun ruang digital yang aman sekaligus menciptakan interaksi sosial yang autentik bagi anak.

Festival Egrang, kata dia, menjadi salah satu contoh ruang budaya yang mampu mempertemukan anak-anak, keluarga, dan masyarakat dalam aktivitas bersama yang sehat dan edukatif.

“Permainan tradisional seperti egrang membantu membangun relasi emosional yang nyata antarmanusia,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....