Parade Ternak Banyuwangi, Sapi Jumbo Jadi Daya Tarik

  • 06 Mei 2026 23:55 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Banyuwangi – Ratusan sapi berukuran jumbo meramaikan Parade Ternak dalam rangkaian Kontes, Pameran, dan Bursa Ternak 2026 di Desa Kedungasri, Kecamatan Tegaldlimo. Kegiatan ini digelar untuk memperkenalkan potensi peternakan Banyuwangi, sekaligus menarik minat pasar.

Kontes, pameran, dan bursa ternak tersebut berlangsung selama dua hari, 5–6 Juni 2026, dengan menampilkan sekitar 120 hewan ternak unggulan. Berbagai jenis sapi seperti simental, limosin, hingga Belgian Blue dipamerkan, serta hewan ternak lain seperti kambing, kelinci, dan ayam.

Parade menampilkan sapi-sapi unggulan dari berbagai kecamatan. Selain dinilai dari bobot dan kualitas, hewan ternak juga tampil menarik dengan berbagai kostum unik, seperti mahkota, aksesori manik-manik, hingga ornamen khas budaya lokal, termasuk sentuhan tari Gandrung.

Enzo Farm milik peternak M. Adam, membawa sapi bernama Max Mojo dengan bobot 1.136 kilogram meraih juara kategori ekstrem, sementara Angkas Timur memenangkan kategori calon kereman.

“Senang sekali semuanya bisa menjadi juara,” ujar Adam, Rabu 6 Mei 2026.

Ia mengungkapkan, sapi-sapi miliknya mulai diminati pasar, terutama menjelang Iduladha. Bahkan, salah satu sapinya telah ditawar hingga Rp180 juta, meski belum dilepas karena harga dinilai belum sesuai.

Adam juga menyebut, sebelumnya sapi dari peternakannya pernah dibeli Presiden dan Wakil Presiden dengan bobot lebih dari satu ton.

Wakil Bupati Banyuwangi, Mujiono, menilai kegiatan ini tidak sekadar kontes, tetapi juga menjadi sarana promosi sektor peternakan daerah. Parade ternak ini juga membuka ruang bagi peternak untuk bertukar pengalaman sekaligus memperluas jaringan pasar.

“Ini menjadi ajang promosi potensi peternakan Banyuwangi. Masyarakat bisa melihat langsung kualitas ternak yang ada,” ujar Mujiono.

Parade ternak ini diharapkan membantu masyarakat mendapatkan hewan kurban yang sehat dan berkualitas menjelang Iduladha 2026, sekaligus meningkatkan daya saing peternak lokal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....