Program Pendidikan Banyuwangi Akan Direplikasi Nasional

  • 03 Mei 2026 10:44 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Banyuwagi – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) akan mereplikasi program pendidikan Pemkab Banyuwangi untuk diadopsi secara nasional. Hal itu disampaikan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Prof. Abdul Mu’ti saat menghadiri peringatan Hari Pendidikan Nasional di Taman Blambangan, Sabtu, 2 Mei 2026.

Prof Mu’ti menilai Banyuwangi memiliki berbagai terobosan kreatif dan strategis di bidang pendidikan. Program-program tersebut dinilai relevan untuk diterapkan secara lebih luas.

“Berbagai terobosan Banyuwangi menarik untuk direplikasi menjadi kebijakan di tingkat nasional,” ujar Mu’ti.

Salah satu program yang menjadi perhatian adalah Gerakan Daerah Angkat Anak Muda Putus Sekolah (Garda Ampuh). Program ini berfokus menjaring anak putus sekolah dan mengembalikannya ke bangku pendidikan.

Dalam pelaksanaannya, Pemkab Banyuwangi melakukan pendataan anak tidak sekolah berbasis nama dan alamat. Setelah itu, tim turun langsung menemui keluarga untuk mengetahui penyebabnya. Jika permasalahan telah diidentifikasi, pemerintah daerah kemudian memfasilitasi solusi agar anak dapat kembali bersekolah.

“Ini terobosan penting. Kami berharap praktik baik ini bisa disampaikan di forum nasional sebagai contoh layanan pendidikan bermutu untuk semua,” ujar Mu’ti.

Selain itu, Mu’ti juga menekankan pentingnya pembelajaran di luar sekolah. Menurutnya, proses pendidikan tidak terbatas pada ruang kelas. Ia menilai Banyuwangi mampu memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan potensi, salah satunya melalui pelibatan dalam kegiatan seni seperti Kuntulan Ewon.

“Ini contoh bagaimana potensi anak diberi ruang aktualisasi agar berkembang optimal,” ujar Mu’ti.

Selain Garda Ampuh, Banyuwangi juga memiliki program Siswa Asuh Sebaya. Program ini mendorong siswa menyisihkan sebagian uang saku untuk membantu teman yang kurang mampu, seperti kebutuhan perlengkapan sekolah.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap inovasi pendidikan di daerahnya.

“Kami berterima kasih atas dukungan Bapak Menteri. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berinovasi,” ujar Ipuk.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....