Budidaya Lele Air Jernih, Pemuda Banyuwangi Raup Omzet Ratusan Juta Rupiah

  • 29 Apr 2026 14:05 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Banyuwangi – Seorang pemuda asal Desa Purwoharjo, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi, Yogi Deri Hendrawan (31), sukses mengembangkan budidaya lele dengan sistem air jernih. Inovasi tersebut membuat kualitas lele lebih baik dan mampu menghasilkan omzet hingga ratusan juta rupiah per bulan.

Yogi memulai usahanya sejak 2018 dengan memanfaatkan ilmu yang diperolehnya dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya. Ia mengawali usaha dengan tiga kolam berukuran 2 x 5 meter, yang kemudian berkembang pesat hingga kini memiliki 50 kolam di tiga lokasi.

“Saya ingin menerapkan ilmu yang saya dapat selama kuliah. Alhamdulillah didukung orang tua dan juga mendapat bantuan dari Pemkab Banyuwangi,” ujar Yogi saat ditemui dalam program Bupati Ngantor di Desa (Bunga Desa), Rabu, 29 April 2026.

Dalam budidayanya, Yogi menerapkan sistem air jernih dengan penggantian air kolam dua kali sehari. Metode ini dinilai efektif menjaga kebersihan kolam sekaligus menekan risiko penyakit pada ikan.

Selain itu, ia juga disiplin dalam pemberian pakan dengan menggunakan pakan khusus tanpa campuran, sehingga kualitas ikan tetap terjaga.

“Kualitas lele dari kolam kami tidak berbau lumpur dan rasanya lebih disukai konsumen. Produksi juga stabil karena pakan terukur,” tutur Yogi.

Dengan metode tersebut, Yogi mampu melakukan panen setiap hari dengan hasil rata-rata 6 kuintal hingga 1 ton. Saat ini, produksinya masih difokuskan untuk memenuhi kebutuhan wilayah Banyuwangi selatan.

“Ke depan kami akan menambah kolam untuk memperluas pasar,” ucap Yogi.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengapresiasi keberhasilan Yogi. Menurutnya, inovasi tersebut dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terjun di sektor pertanian dan perikanan.

“Mas Yogi membuktikan bahwa budidaya lele bisa menghasilkan omzet ratusan juta rupiah. Ini peluang besar bagi anak muda,” ujar Ipuk.

Ia menambahkan, Pemkab Banyuwangi terus mendorong lahirnya wirausaha muda melalui program Jagoan Tani, yang memberikan pendampingan, pelatihan, hingga stimulus modal usaha.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....