Fawait: Program MBG Berpotensi Putar hingga Rp4,6 Triliun per Tahun
- 17 Apr 2026 16:45 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Jember – Bupati Jember, Muhammad Fawait, menyebut program makan bergizi (MBG) berpotensi memberikan dampak ekonomi signifikan bagi daerah.
Jika berjalan optimal, perputaran uang diperkirakan mencapai triliunan rupiah setiap tahun. Hal itu disampaikannya saat mendampingi kunjungan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) di Jember.
“Kalau nanti semuanya beroperasi sesuai jumlah penerima program MBG, diperkirakan akan ada perputaran sekitar 4 hingga 4,6 triliun rupiah dalam setahun,” ujarnya, Kamis (16/4/2026).
Menurutnya, angka tersebut bahkan melampaui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jember yang berada di kisaran Rp4,3 triliun.
Fawait optimistis, besarnya perputaran dana tersebut akan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat.
Tak hanya itu, program MBG juga dinilai mampu membuka lapangan kerja baru. Ia menyebut, sebagian tenaga yang terlibat sebelumnya tidak memiliki pekerjaan, seperti ibu rumah tangga maupun janda.
“Sekarang mereka bisa bekerja. Hal ini tentu akan menurunkan angka pengangguran dan berdampak pada peningkatan pendapatan masyarakat,” katanya.
Ia menilai program ini memiliki efek ganda, tidak hanya dari sisi pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga dalam upaya pengentasan kemiskinan.
Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Jember menyatakan komitmennya untuk mengawal pelaksanaan program agar berjalan optimal.
“Kami bersama Satgas akan terus mengawal program ini. Kalau ada kekurangan, itu wajar karena ini program besar. Ke depan, kami akan terus berkolaborasi dengan BGN,” ujarnya.
Saat ini, kata Fawait, sekitar 200 dapur makan bergizi atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah beroperasi di Jember.
Pemerintah daerah terus melakukan pemantauan melalui Dinas Kesehatan untuk memastikan seluruh layanan memenuhi standar yang ditetapkan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....