Mitigasi Kekeringan, BPBD Jember Bangun Kerja Sama Penyediaan Air

  • 15 Apr 2026 22:35 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember - Pemerintah Kabupaten Jember melalui BPBD mulai memperkuat strategi penanganan kekeringan, dengan menggandeng berbagai pihak yang memiliki sumber mata air.

Langkah ini ditandai dengan distribusi surat undangan kerja sama kepada sejumlah pemilik dan pengelola sumber air, seperti Perumdam Tirta Pandalungan, Yayasan Ibnu Katsir, SMK Teknologi Balung, hingga PTPN di wilayah Tempurejo.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jember, Zughrinada Wahyudi Hidayat, mengatakan kolaborasi menjadi kunci dalam menghadapi potensi krisis air bersih saat musim kemarau.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Karena itu, kami menggandeng berbagai pihak untuk memastikan kebutuhan air bersih masyarakat tetap terpenuhi,” ujarnya, Rabu (15/4/2026).

BPBD juga melakukan komunikasi awal dan survei lapangan guna mengidentifikasi potensi sumber air, yang dapat dimanfaatkan. Sejumlah pihak menyatakan kesiapan untuk bekerja sama.

Upaya ini dilakukan sebagai langkah mitigasi mengingat sejumlah wilayah di Jember setiap tahun berpotensi mengalami kekeringan akibat minimnya debit air tanah saat musim kemarau.

BPBD juga telah menyiapkan dukungan teknis berupa armada distribusi air bersih, termasuk truk tangki dan tandon, yang akan digunakan untuk menjangkau wilayah terdampak.

Wahyudi menambahkan, kesiapsiagaan sejak dini menjadi langkah penting agar penanganan kekeringan tidak bersifat reaktif.

“Harapannya, ketika kemarau datang, kita sudah siap dengan sistem distribusi dan jaringan kerja yang matang,” katanya.

Melalui langkah ini, pemerintah daerah optimistis penanganan kekeringan tahun ini dapat dilakukan lebih terencana, sekaligus meminimalisir dampak krisis air bersih bagi masyarakat.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....