Siswa di Jubung Terpaksa Naik Rakit Seberangi Sungai
- 15 Apr 2026 22:23 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Jember – Sejumlah siswa di Dusun Darungan, Desa Jubung, Sukorambi, Kabupaten Jember, terpaksa menyeberangi Sungai Bedadung menggunakan rakit untuk berangkat ke sekolah.
Kondisi ini terjadi akibat jembatan gantung penghubung wilayah tersebut rusak, karena diterjang banjir. Camat Sukorambi, Musyafak, membenarkan peristiwa tersebut.
Ia menyebut, jembatan yang menghubungkan Dusun Darungan dengan wilayah Krajan itu telah mengalami kerusakan hingga dua kali dalam beberapa bulan terakhir.
“Ada sekitar lima siswa dari SDN 3 Jubung yang terdampak langsung dan harus menyeberang sungai, dengan menggunakan getek atau rakit,” ujarnya, saat on air Halo RRI, Rabu (15/4/2026).
Menurutnya, jembatan tersebut sebelumnya sempat diperbaiki secara swadaya oleh masyarakat setelah rusak pada Desember 2025. Namun, pada Februari 2026, jembatan kembali putus akibat hujan deras.
Meski tersedia jalur lain melalui Mangli maupun Kaliwining, jaraknya cukup jauh dan memakan waktu sekitar 45 menit. Sehingga sebagian warga memilih menyeberang menggunakan rakit.
Sebelumnya jembatan gantung tersebut bisa dilalui kendaraan roda dua secara bergantian. Kerusakan jembatan itu juga mengganggu aktivitas masyarakat secara umum.
“Terutama ada pekerja sebagai ART dari wilayah sekitar seperti Desa Ajung dan Jenggawah, yang biasanya memanfaatkan akses itu untuk mempersingkat waktu tempuh,” kata dia.
Pemerintah kecamatan bersama BPBD dan desa telah melakukan evaluasi terkait penggunaan rakit. Musyafak menegaskan, penggunaan rakit sangat berisiko, terutama saat debit air sungai meningkat.
“Kami melarang penyeberangan jika kondisi hujan atau arus sungai deras karena membahayakan,” tambahnya.
Sebagai langkah sementara, pemerintah desa berupaya meningkatkan keamanan rakit dengan menambahkan pengaman seperti tali seling serta menyediakan pelampung bagi anak-anak.
“Namun, jika kondisi sungai tidak memungkinkan, warga tetap diminta memutar melalui jalur alternatif,” tambahnya.
Sementara itu, pembangunan kembali jembatan gantung direncanakan akan dilakukan oleh Pemprov Jatim. Saat ini prosesnya masih dalam tahap pengadaan, dan ditargetkan pekerjaan fisik dapat dimulai dalam waktu dekat.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak menyeberang, jika tidak benar-benar mendesak, demi keselamatan. Mohon maaf dan bersabar hingga menunggu pembangunan jembatan selesai,” kata dia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....