Warga Banyuwangi Gagalkan Penipuan Tokek Rp2 Miliar
- 15 Apr 2026 20:22 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Banyuwangi – Seorang warga Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, berhasil menggagalkan dugaan penipuan berkedok jual beli tokek bernilai hingga Rp2 miliar. Peristiwa itu terjadi pada Rabu, 15 April 2026, saat korban yang merupakan warga Thailand hampir terjerat transaksi fiktif.
Rendra Bayu Alwana (47) awalnya merasa curiga melihat sebuah minibus berpelat kuning yang berputar-putar di sekitar rumahnya selama sekitar 30 menit. Ia kemudian menghentikan kendaraan tersebut untuk memastikan kondisi penumpangnya.
“Saya tanya mau ke mana, ternyata mereka jawab pakai bahasa Thailand. Sopirnya bilang mau ke Sukamade,” ujar Rendra, Rabu 15 April 2026.
Kecurigaan muncul karena akses menuju Dusun Sukamade tidak mudah dilalui kendaraan biasa. Lokasi tersebut berjarak sekitar 21 kilometer dengan medan off-road dan lintasan sungai yang bisa ditempuh hingga 3 jam perjalanan.
Dengan bantuan aplikasi penerjemah, Rendra mengetahui rombongan tersebut hendak melakukan transaksi jual beli tokek bernilai miliaran rupiah. Ia kemudian menjelaskan bahwa di lokasi tujuan tidak ada tokek seperti yang dimaksud.
Upaya tersebut sempat diragukan oleh para warga Thailand. Rendra lalu meminta mereka menghubungi pihak penjual dan ikut berbicara melalui sambungan telepon untuk memastikan kebenaran informasi.
“Saya bilang ini desa saya, jangan sampai nama desa jadi jelek karena penipuan, apalagi melibatkan wisatawan asing,” ujar Rendra.
Setelah hampir satu jam, Rendra berhasil meyakinkan para korban bahwa mereka sedang menjadi target penipuan. Nilai transaksi yang direncanakan mencapai Rp2 miliar, dengan harga satu ekor “tokek emas” disebut mencapai Rp1 miliar, namun beruntung uang belum sempat diserahkan.
Kasus ini telah dilaporkan ke kepolisian setempat. Rendra menduga pelaku merupakan bagian dari jaringan penipuan terorganisir, mengingat modus serupa sebelumnya juga pernah terjadi di wilayah tersebut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....