Desa Wonoboyo Mulai Perbaiki Jembatan dan Sejumlah Fasum
- 13 Apr 2026 17:40 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Bondowoso - Bupati Bondowoso Abdul Hamid meninjau perbaikan jembatan dan bronjong sungai di Desa Wonoboyo, Kecamatan Klabang, Senin (13/4/2026). Peninjauan bersama kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dan pemerintah desa itu dilakukan untuk memastikan progres penanganan pascabencana banjir bandang yang terjadi berulang sejak 2025.
Kepala Desa Wonoboyo, Tubaini, mengatakan banjir bandang pertama terjadi pada Februari 2025, kemudian kembali terjadi pada Sabtu, 8 Maret 2026. Sejak kejadian tersebut, sejumlah infrastruktur dan fasilitas warga mengalami kerusakan.
“Awal bencana tahun 2025 bulan Februari, lalu terulang lagi tanggal 8 Maret 2026. Alhamdulillah di Desa Wonoboyo langsung tertangani, seperti pembuatan bronjong dan pembangunan lainnya,” ujar Tubaini, Senin (13/4/2026).
Ia menjelaskan, perbaikan rumah warga terdampak sebagian besar dilakukan secara mandiri oleh pemilik rumah. Namun, untuk kerusakan berat akibat bencana tahun sebelumnya, pemerintah daerah melalui Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) telah melakukan pembangunan kembali melalui program rumah tidak layak huni (RTLH).
Sementara itu, untuk fasilitas umum, pemerintah telah membangun empat titik bronjong di sepanjang aliran sungai. Upaya tersebut dinilai cukup efektif dalam mengurangi risiko luapan air saat hujan deras.
“Untuk fasilitas umum, ada empat bronjong yang dibangun. Itu sudah cukup mengatasi luapan banjir,” katanya.
Tubaini menambahkan, pemerintah desa juga melakukan langkah preventif dengan mendorong pembangunan swadaya di tahap awal yang kemudian ditindaklanjuti oleh dinas terkait. Selain itu, edukasi kepada masyarakat terus dilakukan, terutama terkait pengelolaan sampah.
“Kami sudah membuatkan tempat sampah khusus untuk para peternak sapi, sebagai upaya mencegah penyumbatan aliran sungai,” ucapnya.
Peninjauan tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memastikan penanganan bencana berjalan optimal serta mengurangi risiko banjir di wilayah rawan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....