Jembatan Mrawan, Ikon Bersejarah Perkeretaapian di Jalur Jember-Banyuwangi

  • 15 Jun 2026 22:33 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember - Jembatan Mrawan menjadi salah satu ikon perkeretaapian di wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 9 Jember.

Infrastruktur yang berada di Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember itu tercatat sebagai jembatan kereta api terpanjang di wilayah Daop 9 Jember.

Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, mengatakan Jembatan Mrawan memiliki panjang sekitar 178 meter dengan ketinggian mencapai 60 meter.

Jembatan itu dibangun tahun 1901-1902 oleh perusahaan kereta api Hindia Belanda, Staatsspoorwegen (SS), bersamaan dengan pembangunan Terowongan Mrawan dan Terowongan Gumitir.

“Jembatan Mrawan merupakan salah satu aset infrastruktur bersejarah yang hingga kini masih berfungsi dengan baik dan menjadi bagian penting konektivitas kereta api di wilayah timur Pulau Jawa,” ujarnya.

Keunikan Jembatan Mrawan tidak hanya terletak pada usia dan ukurannya. Tapi juga lokasinya yang berada di antara dua terowongan legendaris, yakni Terowongan Mrawan dan Terowongan Garahan.

Berbeda dengan kebanyakan jembatan kereta api yang membentang di atas sungai, di bawah Jembatan Mrawan terdapat permukiman warga, fasilitas pendidikan, hingga kawasan industri pengolahan kopi dan karet milik PT Perkebunan Nusantara.

“Kondisi tersebut menjadikan Jembatan Mrawan memiliki karakteristik yang unik sekaligus menjadi daya tarik bagi pecinta kereta api dan fotografi,” tambahnya, Senin (15/6/2026).

Hingga kini, jembatan yang menjadi penghubung jalur kereta api Jember-Banyuwangi tersebut masih digunakan untuk melayani perjalanan kereta api penumpang maupun angkutan lainnya.

Daop 9 Jember secara rutin melakukan inspeksi dan perawatan terhadap seluruh komponen jembatan, mulai dari struktur utama, rel, bantalan, sambungan hingga fasilitas pendukung lainnya.

“Selain memiliki nilai sejarah, Jembatan Mrawan juga menawarkan panorama alam khas kawasan Gumitir,” tambahnya.

Penumpang kereta api yang melintas dapat menikmati pemandangan hutan serta hamparan perkebunan kopi dan karet yang membentang di sekitar jalur tersebut.

KAI Daop 9 Jember menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keandalan Jembatan Mrawan sebagai bagian dari warisan sejarah perkeretaapian Indonesia sekaligus mendukung keselamatan dan kenyamanan perjalanan kereta api.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....