BPBD Siapkan Distribusi Air, Mitigasi Kekeringan

  • 09 Apr 2026 17:16 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Bondowoso - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bondowoso menyiapkan skema penanggulangan kekeringan tahun 2026, termasuk distribusi air bersih ke wilayah terdampak. Langkah ini dilakukan meski anggaran yang tersedia diperkirakan hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan selama satu bulan.

Kepala Pelaksana BPBD Bondowoso, Kristianto Putro Prasojo, mengatakan distribusi air bersih akan dilakukan menggunakan truk tangki ke dusun-dusun yang mengalami krisis air. Namun sebelum itu, pihaknya harus menunggu penerbitan Surat Keputusan (SK) Darurat Bencana Kekeringan.

"Sebelum distribusi massal dilakukan, kami perlu mengurus penerbitan SK Darurat Bencana Kekeringan terlebih dahulu," jelasnya, Kamis (9/4/2026).

Untuk mengantisipasi keterbatasan anggaran, BPBD tengah menjajaki kerja sama dengan pihak yayasan maupun sektor swasta guna membantu pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat.

Selain itu, BPBD juga berkoordinasi dengan dinas terkait untuk meminimalkan dampak kekeringan di sektor pertanian. Petani diimbau mempercepat masa tanam serta memilih varietas tanaman yang lebih tahan terhadap minimnya ketersediaan air.

"Misalnya pemilihan varietas padi tertentu untuk mengantisipasi gagal panen," ungkapnya.

Berdasarkan prakiraan BMKG, musim kemarau tahun ini diprediksi berlangsung lebih lama. Sementara itu, intensitas El Nino di Indonesia masih berada pada kategori lemah hingga moderat, namun tetap dipantau secara berkala sebagai bagian dari upaya mitigasi bencana.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....