Ipuk Tinjau Perpustakaan Baru, Fasilitasi Literasi Digital

  • 02 Apr 2026 17:39 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Banyuwangi – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, meninjau progres pembangunan gedung baru perpustakaan daerah yang dirancang sebagai pusat literasi modern, Rabu, 1 April 2026. Fasilitas tersebut diharapkan tidak hanya mendukung budaya membaca, tetapi juga literasi digital masyarakat.

Dalam peninjauan tersebut, Ipuk memastikan pembangunan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat masa kini, di mana perpustakaan tidak lagi sekadar menyediakan buku fisik, tetapi juga ruang kreatif dan berbasis teknologi.

“Perpustakaan ini tidak hanya berisi rak buku, tetapi juga ada fasilitas audiovisual. Jadi masyarakat tidak hanya membaca, tapi juga bisa belajar melalui berbagai media,” ujar Ipuk, Rabu 1 April 2026.

Ia menjelaskan, gedung perpustakaan baru tersebut akan dilengkapi fasilitas e-book, ruang diskusi, hingga co-working space yang bisa dimanfaatkan generasi muda untuk berkreasi.

“Kami juga menyiapkan ruang untuk kegiatan kreatif seperti membuat konten atau podcast. Jadi ini bukan hanya tempat membaca, tetapi juga ruang berkarya,” ucap Ipuk.

Menurutnya, konsep tersebut disesuaikan dengan kebutuhan generasi saat ini yang lebih dekat dengan teknologi digital dibandingkan metode konvensional. Kehadiran perpustakaan modern ini mampu meningkatkan minat baca sekaligus literasi digital masyarakat Banyuwangi.

“Kami berharap masyarakat bisa memanfaatkan fasilitas ini untuk menambah ilmu pengetahuan dan mengakses informasi, bahkan hingga tingkat internasional,” tutur Ipuk.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Banyuwangi, Yusdi Irawan, mengatakan pembangunan gedung perpustakaan dilakukan di atas lahan seluas 1.900 meter persegi.

“Pembangunan gedung layanan perpustakaan ini dimulai pada 2025 dengan anggaran sekitar Rp9,5 miliar yang merupakan bantuan dari pemerintah pusat,” ujar Yusdi.

Ia menambahkan, setelah pembangunan fisik rampung, akan dilanjutkan dengan penyempurnaan kawasan, termasuk penataan lanskap yang direncanakan pada Juni mendatang.

“Untuk tahap selanjutnya akan dilakukan penyempurnaan landscape agar kawasan perpustakaan semakin nyaman bagi masyarakat,” ucap Yusdi.

Pemerintah Kabupaten Banyuwangi menargetkan gedung perpustakaan tersebut segera dapat dimanfaatkan sebagai pusat literasi terpadu yang mampu menjangkau kebutuhan masyarakat, baik secara konvensional maupun digital.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....