TNI Dikerahkan Urai Macet Jalur Ketapang
- 02 Apr 2026 13:22 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Banyuwangi – Ratusan personel TNI diterjunkan untuk membantu mengurai kemacetan di jalur menuju Pelabuhan Ketapang sejak Rabu, 1 April 2026. Pengerahan dilakukan selama sepekan untuk memperlancar arus kendaraan yang sempat mengalami antrean hingga puluhan kilometer.
Komandan Kodim 0825/Banyuwangi, Letkol (Arm) Triyadi Indrawijaya, mengatakan personel TNI dari Angkatan Darat dan Angkatan Laut dilibatkan dalam penanganan kemacetan menuju Selat Bali. Selain itu, terdapat perbantuan personel dari Jember.
“Untuk kekuatan personel, dari Kodim 0825 ada 75 orang, Angkatan Laut 65 personel, serta 65 orang dari Batalyon Armed 8,” ujar Triyadi, Kamis, 2 April 2026.
Batalyon Armed 8/Uddhata Yudha merupakan satuan bantuan tempur di bawah Kodam V/Brawijaya yang bermarkas di Kabupaten Jember. Selain itu, perbantuan juga datang dari prajurit Marinir Lampon.
Triyadi menyebut, kemacetan di jalur tersebut telah berlangsung selama sekitar 6 hari. Lonjakan kendaraan terjadi terutama setelah pembatasan truk besar dibuka kembali.
“Kalau dilihat beberapa hari terakhir, kendaraan kecil dan bus masih relatif normal. Lonjakan terjadi saat pembatasan truk besar dibuka, sehingga volume kendaraan meningkat signifikan,” ucap Triyadi.
Berdasarkan pantauan RRI, panjang antrean kendaraan menuju Pelabuhan Ketapang sempat mencapai sekitar 15 kilometer. Namun, pada Selasa siang, antrean mulai berkurang menjadi sekitar 11 kilometer.
Selain membantu mengatur lalu lintas, aparat TNI juga membagikan air minum dan makanan kepada pengemudi untuk menjaga kondisi mereka di tengah kemacetan. Petugas juga disiagakan di titik-titik rawan untuk mengantisipasi kendaraan yang menyerobot antrean atau ngeblong yang dapat memperparah kemacetan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....