Dinsos PPPA Jember Dorong Kemandirian Perempuan Melalui Pelatihan Kuliner

  • 01 Apr 2026 23:01 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember – Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Jember menggelar pelatihan keterampilan kuliner, Selasa (31/3/2026).

Kegiatan yang diikuti puluhan perempuan ini menjadi bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi, sekaligus mendukung program prioritas Bupati Jember, yaitu Cinta Kelompok Rentan.

Sekretaris Dinsos PPPA Jember, Sri Rahayu Wilujeng, mengatakan pelatihan ini dirancang untuk membekali perempuan dengan keterampilan praktis agar mampu mandiri secara finansial.

Materi yang diberikan mengusung konsep unik, dengan mengombinasikan kuliner mancanegara dan cita rasa lokal. Peserta belajar membuat Sushi dan minuman Tepache.

“Hari ini kami melatih pembuatan Sushi dari Jepang dan minuman Tepace khas Meksiko. Meski menu ini berasal dari luar negeri, pengolahannya telah disesuaikan dengan kondisi dan selera masyarakat Indonesia, khususnya di Jember," ujarnya.

Sebanyak 50 peserta mengikuti kegiatan ini, terdiri dari anggota kelompok Kriya (Kreatif Berdaya Jember) dan perempuan yang bekerja sebagai pengemudi ojek online.

Pemilihan peserta ini bertujuan agar para perempuan yang sehari-harinya bekerja di sektor informal memiliki alternatif pendapatan lain, melalui usaha kuliner dari rumah.

Sri berharap peserta tidak hanya berhenti pada tahap pelatihan. Tapi terus mempraktikkan keterampilan yang diperoleh.

“Jika menemui kesulitan atau kekurangan dalam praktik mandiri, mereka bisa langsung berkonsultasi dengan narasumber atau instruktur pelatihan yang kami sediakan," tambahnya.

Selain itu, pihaknya memastikan program ini tidak bersifat sementara. Evaluasi dan pendampingan akan terus dilakukan untuk melihat perkembangan para peserta.

Jika program ini menunjukkan hasil yang signifikan, maka Dinas akan merencanakan tahap lanjutan yang lebih kompleks, terutama dalam aspek komersialisasi produk.

"Tantangan selanjutnya ada di pemasaran dan kemasan. Kami berencana mengadakan pelatihan itu, atau jika diperlukan, kami akan bersinergi dengan dinas koperasi untuk membantu pengembangan usahanya," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Kartini Jember, Lesly Novitasari, mengaku pelatihan tersebut memberikan dampak positif bagi anggotanya.

Selain menambah wawasan, keterampilan yang didapat dapat langsung dimanfaatkan sebagai sumber penghasilan tambahan.

“Ilmu yang didapat bisa langsung dipraktikkan dan hasilnya dapat dijual, sehingga membantu menambah pendapatan,” katanya.

Lesly menambahkan, fleksibilitas waktu sebagai pengemudi ojek online memungkinkan perempuan tetap bisa mengikuti kegiatan pelatihan.

Ia berharap program serupa terus berlanjut dengan materi yang lebih beragam guna meningkatkan kesejahteraan ekonomi perempuan di Jember.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....