GPP Jember : Evaluasi KLA Momentum Perbaikan Berbasis Data Faktual
- 31 Mar 2026 21:11 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Jember- Pemerintah Kabupaten Jember menggelar rapat koordinasi dalam rangka evaluasi Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) Tahun 2026 sebagai tindak lanjut arahan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, pada Selasa, 31 Maret 2026, di Aula Bawah Timur Kantor Pemerintah Kabupaten Jember dan dihadiri berbagai pemangku kepentingan lintas sektor yang memiliki peran strategis dalam pemenuhan serta perlindungan hak anak di daerah.
Perwakilan Gerakan Peduli Perempuan (GPP) Jember, Bintang Mega yang hadir dalam forum ini, kepada RRI menekankan bahwa proses evaluasi KLA akan lebih maksimal jika tidak berhenti pada pemenuhan indikator administratif semata. Ia menyoroti masih adanya kesenjangan antara capaian dokumen dengan kondisi riil yang dihadapi anak-anak di lapangan.
“Selama ini kita sering melihat bahwa data terlihat baik, tetapi belum sepenuhnya mencerminkan kondisi nyata, terutama bagi anak-anak dalam situasi rentan. Kekerasan terhadap anak, perkawinan anak, serta kurang maksimalnya ruang aman masih menjadi persoalan yang harus diakui secara jujur,” ujarnya.

Ada yang menarik saat mantan Kabid Perlindungan Anak, Joko Sutriswanto yang sebelumnya berperan dalam mempertahankan capaian KLA Kabupaten Jember selama dua tahun berturut-turut, berbagi pengalaman sekaligus refleksi atas tantangan yang dihadapi, termasuk temuan terkait pekerja anak. Ia mengungkapkan bahwa sebelumnya tidak pernah ditemukan data signifikan mengenai pekerja anak, namun setelah dilakukan penelusuran lebih lanjut, realitas di lapangan menunjukkan jumlah yang tidak sedikit. Temuan tersebut dinilai menjadi pengingat penting bahwa evaluasi KLA harus dijadikan momentum perbaikan berbasis data faktual, bukan sekadar upaya mempertahankan predikat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....