Bunga Desaku Dinilai Efektif, Dekatkan Pemimpin dan Permudah Layanan Warga

  • 26 Mar 2026 07:31 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember – Program Bunga Desaku (Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan) yang digagas Pemerintah Kabupaten Jember kembali menuai apresiasi.

Kali ini, dukungan datang dari Dewan Pimpinan Daerah PAN Jember yang menilai program tersebut memberi dampak nyata bagi masyarakat, baik secara psikologis maupun administratif.

Ketua DPD PAN Jember, Abdus Salam Alamsyah, mengatakan kehadiran langsung bupati bersama jajaran OPD di desa bukan sekadar rutinitas, melainkan langkah konkret untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya, program ini mampu memangkas jarak antara pemerintah dan warga, sekaligus menghadirkan efisiensi dalam pelayanan publik.

Masyarakat tidak lagi harus datang ke pusat kota untuk mengurus administrasi atau menyampaikan aspirasi.

“Seluruh OPD hadir langsung di desa. Ini efisiensi waktu dan biaya bagi masyarakat, sekaligus mempercepat pelayanan,” ujarnya, Kamis (26/3/2026).

Ia menambahkan, interaksi langsung tersebut juga memungkinkan pemerintah mengetahui persoalan riil di lapangan, termasuk aspirasi yang belum tersampaikan melalui kanal formal seperti layanan pengaduan.

Selain program Bunga Desaku, PAN Jember juga menyoroti sejumlah capaian lain, seperti implementasi Universal Health Coverage (UHC) serta pemberian beasiswa bagi mahasiswa.

Di sisi lain, kembali aktifnya penerbangan di Bandara Notohadinegoro dinilai turut mendorong pertumbuhan ekonomi dan membuka peluang investasi.

Sementara itu, Camat Tempurejo, Mohammad Najmul Huda, menyebut program ini menjadi ruang terbuka bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi tanpa sekat birokrasi.

Ia mengungkapkan, pelaksanaan program tersebut di wilayahnya mendapat sambutan tinggi dari warga.

Banyak masyarakat memanfaatkan kesempatan itu untuk berdialog langsung dengan bupati terkait berbagai persoalan, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga infrastruktur.

“Ada kepuasan tersendiri bagi warga karena bisa langsung berdialog dengan pengambil kebijakan. Mereka mendapat jawaban yang cepat dan pasti,” katanya.

Melihat respons positif tersebut, pihak kecamatan berharap program Bunga Desaku dapat terus berlanjut.

Pendekatan jemput bola dinilai efektif untuk menyerap kebutuhan masyarakat secara langsung dan mempercepat penyelesaian persoalan di tingkat desa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....