Puluhan Ribu Insentif Guru Ngaji Cair, Sisanya Menyusul usai Lebaran

  • 19 Mar 2026 22:38 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember – Pemkab Jember telah menyalurkan insentif kepada puluhan ribu guru ngaji hingga pertengahan Maret 2026. Namun, ratusan penerima lainnya masih menunggu pencairan yang dijadwalkan setelah Hari Raya Idulfitri.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Jember, Nurul Hafid Yasin, menyampaikan bahwa hingga 17 Maret 2026, sebanyak 20.699 guru ngaji telah menerima insentif, dengan total anggaran mencapai Rp 31.048.500.000.

“Penyaluran terakhir kami lakukan pada 17 Maret. Secara keseluruhan sudah terealisasi lebih dari 20 ribu penerima,” ujarnya, Kamis (19/3/2026).

Meski demikian, masih terdapat 431 guru ngaji yang belum menerima insentif. Hal ini disebabkan oleh kendala administrasi, seperti ketidaksesuaian data Nomor Induk Kependudukan (NIK).

“Selain itu juga ada perbedaan penulisan nama dengan data kependudukan,” tambahnya.

Menurut Hafid, proses verifikasi dan klarifikasi data membutuhkan waktu,. Sehingga pencairan belum dapat dilakukan sebelum libur Lebaran.

“Semua data sebenarnya sudah clear. Namun karena waktunya mepet dengan libur, pencairan akan dilanjutkan setelah Lebaran,” kata dia.

Selain itu, keterlambatan juga terjadi pada 79 calon penerima dari Desa Mlokorejo, Kecamatan Puger. Hal ini disebabkan pengajuan data dari pemerintah desa yang masuk di akhir.

Sehingga proses verifikasi baru selesai menjelang batas waktu pencairan. Meski demikian, pihaknya memastikan seluruh data penerima kini telah lengkap dan tidak ada kendala berarti.

“Penyaluran insentif bagi sisa penerima akan segera direalisasikan pasca Lebaran,” kata Hafid.

Pemkab Jember berharap program insentif ini dapat memberikan manfaat sekaligus menjadi bentuk apresiasi kepada para guru ngaji atas peran mereka dalam pendidikan keagamaan di masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....