Progres Pembangunan TPS3R Karetan Capai 40 Persen

  • 10 Mar 2026 14:20 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Banyuwangi – Pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Reduce Reuse Recycle (TPS3R) di Desa Karetan, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi terus dikebut. Saat ini progres konstruksi fasilitas pengolahan sampah berkapasitas 160 ton per hari tersebut telah mencapai 40,95 persen dan ditargetkan mulai beroperasi pada September 2026.

“Progres konstruksi sudah mencapai 40,95 persen dan akan terus dikebut. Targetnya September sudah bisa beroperasi,” kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Selasa, 10 Maret 2026.

Bupati Ipuk sebelumnya juga meninjau langsung progres pembangunan TPS3R Karetan pada Kamis, 27 Februari 2026. Pembangunan fasilitas pengolahan sampah ini merupakan bagian dari program Banyuwangi Hijau, hasil kolaborasi dengan perusahaan Borealis dari Austria melalui Project STOP. Program tersebut bertujuan mengendalikan sampah, khususnya plastik, melalui proses pemilahan dan pengolahan.

TPS3R yang dibangun di atas lahan seluas 4,8 hektare itu nantinya akan melayani 38 desa di 6 kecamatan, yakni Bangorejo, Cluring, Pesanggaran, Purwoharjo, Siliragung, dan Tegaldlimo. Bahkan ke depan fasilitas ini berpotensi dikembangkan untuk menjangkau 5 kecamatan lain di sekitarnya.

Fasilitas tersebut diproyeksikan mampu mengolah sampah hingga 160 ton per hari, atau setara dengan sampah yang dihasilkan sekitar 362 ribu penduduk atau 100 ribu rumah tangga setiap harinya.

Ipuk berharap keberadaan TPS3R Karetan dapat menjadi solusi penanganan sampah di wilayah selatan Banyuwangi sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar.

“Memiliki kapasitas yang besar, artinya TPS ini bisa menyerap banyak tenaga kerja sehingga warga dapat merasakan manfaat dari kehadirannya,” ujar Ipuk.

Sementara itu, Waste Operation Lead Banyuwangi Hijau, Yudi Wahyudi, menjelaskan pembangunan konstruksi TPS3R Karetan ditargetkan rampung pada minggu kedua September 2026.

“Proses cut and fill sudah selesai. Saat ini kami fokus pada pembangunan area hanggar, kantor, dan workshop. Targetnya minggu kedua September selesai sehingga pekan berikutnya bisa diserahkan ke Pemda agar segera beroperasi,” ujar Yudi.

Ia menambahkan, TPS3R Karetan akan dilengkapi berbagai fasilitas untuk memudahkan proses pemilahan sampah daur ulang, sampah organik, hingga residu yang akan ditangani lebih lanjut di luar lokasi.

Selain TPS3R Karetan, juga akan dibangun dua Stasiun Peralihan Antara (SPA), yakni di Kelurahan Kertosari, Kecamatan Banyuwangi dan Desa Setail, Kecamatan Genteng. Pembangunan SPA tersebut merupakan pengembangan fase ketiga program Banyuwangi Hijau dengan dukungan organisasi nirlaba global Clean Rivers yang berbasis di Uni Emirat Arab.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....