Warga Bondowoso Swadaya Tambal Jalan Berlubang

  • 05 Mar 2026 17:05 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Bondowoso - Aksi swadaya masyarakat untuk menambal jalan berlubang di sejumlah wilayah Kabupaten Bondowoso terus bermunculan. Warga dari beberapa desa hingga relawan komunitas secara mandiri mengumpulkan dana dan material untuk memperbaiki jalan rusak demi keselamatan pengguna jalan.

Salah satu aksi dilakukan warga Desa Kembangan yang memperbaiki jalan penghubung Desa Baratan–Kembangan menggunakan dana swadaya masyarakat sebesar Rp10 juta yang dihimpun melalui donasi sukarela.

Koordinator Relawan, Yusdeni Lanasakti, mengatakan lubang jalan ditemukan hampir di sepanjang ruas jalan dengan panjang sekitar 2,5 kilometer dan diameter lubang bervariasi antara 30 sentimeter hingga 1,5 meter.

“Sepanjang jalan itu yang kami tambal lubangnya, kira-kira sepanjang 2,5 kilometer,” ujarnya.

Dana penambalan jalan berasal dari iuran para relawan hingga terkumpul sekitar Rp7 juta. Selain uang tunai, relawan juga menerima bantuan material koral serta peminjaman peralatan untuk proses penambalan.

Yusdeni menambahkan, aksi tersebut dilakukan karena banyaknya pengendara yang mengalami kecelakaan akibat jalan berlubang, termasuk seorang ibu yang terjatuh saat membonceng anaknya.

Menurutnya, kondisi jalan yang rusak sudah cukup membahayakan keselamatan pengguna jalan. Meski tidak mengetahui kendala yang dihadapi pemerintah, para relawan hanya ingin membantu memperbaiki kondisi jalan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat.

Seorang warga berinisial AM mengatakan, perbaikan jalan tersebut merupakan inisiatif warga Desa Kembangan karena jalur tersebut menjadi akses utama menuju desa mereka.

“Kami warga Desa Kembangan berinisiatif memperbaiki jalan ini sendiri,” ujarnya.

Ia menjelaskan, secara administratif jalan poros tersebut berada di wilayah Desa Baratan dan Sumberwaru. Namun warga Kembangan tetap bergotong royong memperbaiki jalan karena menjadi satu-satunya akses menuju desa mereka serta penghubung ke wilayah Ardisaeng dan Sumberdumpyong.

Aksi serupa juga terjadi di Desa Binakal, Kecamatan Binakal. Warga setempat menambal jalan berlubang mulai dari depan puskesmas hingga Kantor Desa Binakal dengan anggaran swadaya masyarakat.

Seorang warga berinisial WA mengatakan, dana yang terkumpul secara tunai sekitar Rp200 ribu. Namun banyak warga juga memberikan sumbangan material seperti pasir, batu koral, dan semen untuk mendukung perbaikan jalan.

“Perbaikan ini bekerja sama dengan pihak desa juga. Karena setiap tahun ada bazar, banyak UMKM dan pembeli yang melintas. Apalagi sekarang musim hujan dan jalan berlubang, sehingga kami berinisiatif bersama pemdes dan Bhabinkamtibmas,” ungkapnya.

Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian masyarakat terhadap fasilitas publik. Warga juga memahami kondisi keterbatasan anggaran pemerintah daerah saat ini.

Sementara itu, aksi penambalan jalan juga dilakukan relawan dari berbagai komunitas di Kecamatan Bondowoso, tepatnya di sepanjang Jalan H.O.S. Cokroaminoto. Relawan dari komunitas Makelar Akhirat dan Suara Rakyat Bondowoso (SRB) bersama masyarakat memperbaiki jalan berlubang di jalur tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....