Bayi Perempuan Ditemukan di Teras Rumah Warga Kaliwates

  • 11 Feb 2026 10:57 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember – Warga Kelurahan Kebon Agung, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, digegerkan dengan penemuan bayi di teras rumah warga, Rabu (11/2/2026) dini hari. 

Informasi itu sempat ramai di media sosial Facebook Info Warga Jember. Bayi tersebut ditemukan di dalam kardus dan terbalut kain, di teras rumah milik Slamet Budi Santoso (45), warga RT 02/RW 06. 

Slamet menuturkan, sekitar pukul 02.00 WIB, dirinya dibangunkan oleh tetangga yang melihat ada bayi perempuan di depan rumahnya.

“Saya diberi tahu tetangga kalau ada bayi di teras. Awalnya saya kaget dan tidak berani mengecek sendiri, lalu melapor ke Pak RT,” ujarnya.

Karena di sekitar rumahnya terdapat bidan, Slamet kemudian membawa bayi tersebut untuk memastikan kondisinya. Saat ditemukan, bayi dalam keadaan sehat dan masih tampak kemerahan. 

Di dalam kardus juga ditemukan secarik surat yang diduga berisi pesan dari orang tua bayi, mencantumkan nama bayi serta permohonan maaf. 

Tidak ada perlengkapan bayi lain yang ditinggalkan, selain kain dan popok yang dikenakan.

“Saya inisiatif membelikan susu untuk bayi tersebut. Alhamdulillah bayinya sehat. Ingin sekali adopsi, tapi arahan polisi, ini prosesnya masih panjang. Jadi kami masih menunggu nanti gimana,” kata dia. 

Kanit PPA Polsek Kaliwates, Ipda Ivan, membenarkan adanya penemuan bayi tersebut. Ia menjelaskan, setelah menerima laporan, anggota Polsek Kaliwates bersama Polres Jember melakukan identifikasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Bayi berjenis kelamin perempuan, ditemukan dalam kondisi sehat. Selanjutnya dievakuasi dan dibawa ke RSD dr. Soebandi Patrang untuk mendapatkan perawatan medis,” kata dia.

Dari rekaman CCTV yang beredar, tampak dua orang berboncengan sepeda motor berhenti di depan rumah warga dan diduga meletakkan kardus berisi bayi tersebut di teras rumah.

Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku serta motif penelantaran bayi tersebut.

“Kasus ini masih kami dalami. Kami terus melakukan penyelidikan dan mengumpulkan alat bukti untuk mengungkap siapa yang bertanggung jawab,” kata dia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....