Konflik Tanah, Warga Kalisat Tewas Dibacok
- 26 Jan 2026 18:59 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Jember - Perselisihan lama terkait batas tanah pekarangan berakhir tragis di Desa Glagahwero, Kecamatan Kalisat, Kabupaten Jember pada Senin, 26 Januari 2026.
Seorang warga berinisial S (53) meninggal dunia, setelah menjadi korban pembacokan. Peristiwa berdarah itu terjadi sekitar pukul 05.00 WIB, ketika korban tengah menyapu halaman rumahnya.
Tanpa diduga, terduga pelaku berinisial BD (68), yang masih memiliki hubungan keluarga dengan korban, mendatangi lokasi kejadian sambil membawa senjata tajam berupa sabit.
| Baca juga: PMI Jember Asesmen Wilayah Rawan Kekeringan |
Kapolsek Kalisat, Iptu Ika Mufid, mengatakan korban pertama kali mengalami luka bacok di punggung. Korban sempat berusaha menangkis, sehingga tangan kanannya ikut terluka.
“Dengan kondisi terluka, korban melarikan ke rumah Ketua RW. Pelaku mengejar dan sempat ditangkis oleh Ketua RW dengan gagang sapu. Lalu korban lari ke rumah tetangga Pak RW dan jatuh,” ujarnya.
Dalam kondisi terluka dan terjatuh, korban kembali diserang hingga mengalami luka di bagian perut. Warga kemudian mengamankan pelaku dan melaporkan kejadian itu ke Polsek Kalisat.
“Petugas yang tiba di lokasi langsung mengamankan terduga pelaku, beserta barang bukti senjata tajam. Akibat luka serius, korban dinyatakan meninggal dunia,” kata Ika, kepada RRI.
Ika menambahkan bahwa korban saat ini masih menjalani proses autopsi di RSD dr. Soebandi, Patrang. Setelah proses tersebut selesai, jenazah akan dipulangkan ke rumah duka keluarga.
Dari hasil pemeriksaan awal, polisi menduga motif pembacokan dipicu oleh konflik berkepanjangan, terkait batas tanah lapak jualan di area pasar sapi.
Persoalan tersebut bahkan diketahui rencananya akan dimediasi oleh pihak desa pada hari kejadian. “Konflik antara korban dan terlapor sudah berlangsung cukup lama,” ujar Iptu Ika.
Pasca-kejadian, situasi keamanan di Desa Glagahwero terpantau kondusif. Pihak kepolisian telah memberikan imbauan kepada keluarga korban dan terduga pelaku agar tidak terjadi konflik lanjutan.
Saat ini, kasus tersebut masih dalam penanganan Satreskrim Polres Jember untuk pendalaman lebih lanjut.
“Kami mengimbau kepada sanak saudara dan kerabat korban, supaya masalah ini tidak berpolemik kembali atau menimbulkan masalah baru. Kasus ini tengah dalam penyelidikan lebih lanjut,” kata dia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....