Rektor UIN KHAS: Ingat Enam Kompas Kehidupan
- 26 Jan 2026 15:22 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Jember - Prosesi Yudisium Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Kiai Haji Achmad Siddiq (KHAS) Jember menjadi ruang permenungan mendalam bagi para calon alumni. Di hadapan yudisi, Rektor UIN KHAS Jember, KH. Prof. Hepni, menegaskan bahwa yudisium bukanlah akhir perjalanan, melainkan titik transisi kehidupan yang mempertemukan perpisahan dengan harapan baru.
Dalam pesannya Senin, 26 Januari 2026 Rektor menyampaikan ucapan selamat sekaligus penguatan makna bahwa ikatan mahasiswa dengan kampus tidak pernah benar-benar terputus, meski fase akademik telah usai. Ia menggambarkan relasi tersebut sebagai perjumpaan yang melampaui waktu.
“Kita dipisahkan oleh waktu, tetapi dipertemukan oleh rindu,” tutur Hepni.
Menghadapi realitas kehidupan yang kian kompleks, Rektor membekali para yudisi dengan enam kompas kehidupan, merujuk pada pemikiran klasik Burhanuddin Az-Zarnuzi dalam Ta’limul Muta’allim. Enam prinsip tersebut dipandang sebagai fondasi penting agar lulusan tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga memberi makna di tengah perubahan zaman.
Keenam kompas itu meliputi kecerdasan dalam membaca realitas, tekad sebagai keberanian menghadapi tantangan, serta kesabaran yang meneladani Nabi Yusuf dan Nabi Ayyub. Rektor juga mengingatkan bahwa sejarah mencatat ketidaksabaran dapat berujung pada kekalahan, sebagaimana peristiwa Perang Uhud.
Selain itu, ia menekankan pentingnya modal dan pengorbanan, bimbingan guru sebagai penuntun jalan, serta manajemen waktu yang proporsional sebagai kunci kedisiplinan hidup.
Menurut Rektor, enam prinsip tersebut bukan sekadar teori, melainkan bekal etis dan praktis agar alumni mampu menavigasi kehidupan profesional dan sosial secara bijaksana.
Menutup pesannya, Rektor menegaskan bahwa status alumni yang kini disandang para yudisi mengandung amanah besar. Alumni, kata dia, adalah representasi dan wajah UIN KHAS Jember di tengah masyarakat.
“Alumni adalah duta kampus. Di pundak kalian, nama besar UIN KHAS Jember dipertaruhkan dan dimuliakan,” pesan Hepni.
Melalui pesan tersebut, yudisium FEBI UIN KHAS Jember dimaknai bukan sekadar pengesahan akademik, melainkan titik awal pengabdian, tempat nilai, ilmu, dan tanggung jawab sosial bertemu dalam langkah para sarjana menuju masa depan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....