RSPTN UNEJ Ditargetkan Beroperasi 2026
- 24 Jan 2026 19:40 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Jember — Universitas Jember (UNEJ) menargetkan Rumah Sakit Perguruan Tinggi Negeri (RSPTN) UNEJ mulai beroperasi pada tahun 2026 sebagai bagian dari penguatan layanan kesehatan masyarakat sekaligus pendidikan kedokteran.
Target operasional tersebut dibahas dalam Rapat Pimpinan Harmoni Pagi yang digelar di Fakultas Hukum UNEJ, Jumat, 23 Januari 2026. Rapat ini dihadiri Dewan Pengawas UNEJ, yakni Dr. M. Hasan Chabibie, Yuna Farhan, Ph.D., dan I Made Ambara Sugama, serta jajaran pimpinan universitas.
Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum UNEJ sekaligus Ketua Task Force RSPTN, Prof. Dr. drg. Sri Hernawati, M.Kes., menyampaikan bahwa seluruh kebutuhan utama rumah sakit telah berada pada tahap siap operasional.
“Kami optimistis RSPTN UNEJ dapat mulai beroperasi pada tahun 2026. Kebutuhan sumber daya manusia, sarana, dan prasarana inti telah dipersiapkan secara matang untuk mendukung pelayanan kesehatan bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, RSPTN UNEJ tidak hanya berfungsi sebagai fasilitas layanan kesehatan, tetapi juga sebagai rumah sakit pendidikan yang berperan strategis dalam pengembangan sumber daya manusia, khususnya lulusan bidang kesehatan.
Sementara itu, Dekan Fakultas Kedokteran UNEJ, Dr. dr. Ulfa Elfiah, M.Kes., Sp.BP-RE., Subsp.L.B.L.(K), menyebut kesiapan alat kesehatan penunjang operasional hampir sepenuhnya rampung.
“Alat-alat medis utama seperti radiologi, anestesi, hingga fasilitas pendukung seperti tempat tidur pasien telah tersedia. Dengan kesiapan ini, kami sangat optimistis RSPTN UNEJ dapat beroperasi pada tahun 2026,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Dewan Pengawas UNEJ, Dr. M. Hasan Chabibie, menjelaskan bahwa kunjungan ini juga menjadi ajang silaturahmi dan pengenalan Dewan Pengawas periode baru kepada seluruh elemen pimpinan UNEJ.
“Sebagai Dewan Pengawas yang baru, kami memerlukan banyak masukan agar tugas pengawasan dapat berjalan optimal. Kami berharap UNEJ ke depan semakin baik,” ujarnya.
Rektor UNEJ, Dr. Ir. Iwan Taruna, M.Eng., IPM., ASEAN Eng., menegaskan komitmen universitas dalam memperkuat RSPTN, hilirisasi riset, pendirian Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS), serta pengembangan kolaborasi riset internasional.
“UNEJ berkomitmen tidak hanya menjadi menara gading. Hasil riset dosen dan mahasiswa harus berdampak nyata bagi masyarakat, mulai dari sektor pertanian hingga teknologi kesehatan,” pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....