Pahami Rukun dan Sunah untuk Kesempurnaan Ibadah Puasa
- 25 Feb 2026 09:30 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Jember - Memahami rukun dan sunah puasa merupakan fondasi utama bagi setiap Muslim agar ibadah yang dijalankan di bulan Ramadan tidak hanya sah secara hukum, tetapi juga berkualitas secara spiritual. Pengetahuan dasar ini penting untuk memastikan setiap detik puasa bernilai pahala dan membawa perubahan positif pada diri.
Dosen Fakultas Ushuluddin Adab dan Humaniora UIN KH Achmad Siddiq (UINHAS) Jember, Ustaz Ahmad Badrus Sholihin, M.A., menjelaskan bahwa rukun puasa sebenarnya sangat sederhana, yakni hanya terdiri dari dua hal. Kedua hal tersebut adalah niat dan menahan diri dari segala hal yang membatalkan puasa mulai dari terbit fajar hingga terbenam matahari.
"Rukunnya puasa itu sederhana, para ulama menyebutkan rukunnya hanya dua: niat dan menahan diri dari hal-hal yang membatalkan," ujar Ustaz Ahmad Badrus Sholihin dalam program Tauladan di Pro 2 RRI Jember, Jumat 20 Februari 2026.
Ia menekankan bahwa dalam mazhab Syafi'i, niat harus dilakukan pada malam hari atau sebelum waktu subuh tiba.
Selain rukun, terdapat berbagai amalan sunah yang dapat menyempurnakan pahala puasa. Amalan tersebut meliputi makan sahur di akhir waktu, menyegerakan berbuka, menjaga lisan dari ucapan buruk, hingga memperbanyak tadarus Al-Qur'an dan sedekah.
"Sunahnya sahur itu diakhirkan, tujuannya supaya fisik kita lebih kuat untuk berpuasa," kata Ustaz Badrus, Menjelaskan.
Beliau juga mengingatkan bahwa menjaga lisan dari gibah dan kata-kata kasar adalah sunah penting yang jika dilanggar dapat menghanguskan pahala puasa, meski puasanya tetap sah secara lahiriah.
Secara spiritual, puasa sejatinya adalah latihan untuk mengontrol hawa nafsu dan meningkatkan solidaritas sosial. Dengan menahan lapar dan dahaga, seorang Muslim diajak untuk peduli terhadap kondisi sesama yang kurang beruntung serta melatih kejujuran dan amanah dalam setiap aspek kehidupan.
Melalui pemahaman yang utuh mengenai aspek fikih dan spiritual ini, diharapkan masyarakat dapat menjalani sisa Ramadan dengan lebih maksimal. Kesadaran untuk menjaga kualitas ibadah akan membantu setiap individu meraih derajat ketakwaan yang sesungguhnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....