Jelang Ramadan, Bondowoso Usul Tambah Gas Elpiji
- 22 Jan 2026 14:01 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Bondowoso - Pemerintah Kabupaten Bondowoso melalui Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengusulkan penambahan kuota LPG 3 kilogram kepada Pertamina untuk tahun 2026 sebesar 20.480 metrik ton. Usulan tersebut meningkat dibandingkan kuota tahun 2025 yang mencapai 18.613 metrik ton atau rata-rata sekitar 1.500 metrik ton per bulan.
Kepala Bagian Perekonomian Pemkab Bondowoso, Agung Nurhidayat, mengatakan usulan kuota tersebut setara dengan kebutuhan sekitar 1.700 metrik ton per bulan. Menurutnya, pengajuan tersebut masih bersifat usulan dan telah disampaikan kepada Pertamina sejak akhir tahun 2025.
“Kalau batasan sebenarnya tidak ada. Kami pemerintah di akhir tahun 2025 sudah mengusulkan kuota LPG 3 kilogram untuk tahun 2026 sekitar 20.480 metrik ton,” ujar Agung.
Menghadapi Ramadan dan Idul Fitri, Pemkab Bondowoso juga telah berkoordinasi dengan Pertamina serta Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan masyarakat. Salah satu langkah yang dilakukan adalah mengusulkan penambahan kuota fakultatif.
“Biasanya menjelang hari besar keagamaan kami mengusulkan tambahan kuota fakultatif. Untuk Lebaran ini, kami usulkan dua kali lipat. Artinya, kuota bulan berikutnya ditarik sementara ke bulan yang bersangkutan sebagai buffer stock,” jelasnya.
Agung menegaskan, secara stok LPG 3 kilogram di Bondowoso menjelang Lebaran dipastikan aman. Kondisi tersebut, kata dia, sama seperti Lebaran tahun sebelumnya yang juga relatif terkendali setelah dilakukan penambahan kuota fakultatif.
“Untuk Lebaran tahun ini, Insya Allah stok aman. Harga juga tetap tidak berubah,” katanya.
Terkait adanya laporan tabung kosong di beberapa titik, Agung menilai hal tersebut lebih disebabkan keterlambatan distribusi, bukan karena kekurangan kuota. Pemkab Bondowoso pun terus berkoordinasi dengan Pertamina agar penambahan stok fakultatif dapat segera direalisasikan.
Selain itu, pengawasan distribusi LPG 3 kilogram akan diperketat menjelang hari besar keagamaan. Pemkab Bondowoso berencana membentuk tim gabungan yang melibatkan Diskoperindag, aparat penegak hukum, serta pihak terkait lainnya untuk melakukan monitoring lebih intensif di lapangan.
| Baca juga: Rukyatul Hilal Bondowoso, Hilal Tak Terlihat |
“Seperti biasanya, mendekati hari besar keagamaan monitoring akan lebih intens. Nanti ada tim gabungan untuk memastikan distribusi berjalan lancar,” pungkas Agung.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....