Warga Maesan Bondowoso Rayakan Idul Fitri Lebih Awal
- 30 Mar 2025 15:44 WIB
- Jember
KBRN, Bondowoso : Pada hari ini, Minggu 30 Maret 2025, sekelompok masyarakat di Kecamatan Maesan, yang terletak di Bondowoso, Jawa Timur, telah melaksanakan perayaan hari raya Idul Fitri 1446 Hijriah.
Perayaan tersebut dilakukan lebih awal daripada penetapan pemerintah, menandakan persiapan dan antusiasme yang tinggi di kalangan masyarakat setempat untuk menyambut hari kemenangan setelah sebulan penuh berpuasa di bulan Ramadan.
Mereka merayakan hari kemenangan lebih awal dari ketetapan pemerintah. Namun begitu, dipastikan mereka berpuasa genap 30 hari. Karena mereka pun menggelar puasa sehari lebih awal dari ketetapan pemerintah, yakni pada 28 Februari 2025 lalu.
Pantauan di lapangan, masyarakat Kecamatan Maesan mengikuti Sholat Idul Fitri di Pondok Pesantren Mahfilud Dluror di Desa Suger, Kecamatan Jelbuk, Jember.
Hilmi Abdullah, warga Desa Pakuniran, Kecamatan Maesan, mengaku bersama keluarganya ikut sholat Idul Fitri di Pondok Pesantren Mahfilud Dluror di Desa Suger, Kecamatan Jelbuk, Jember.
"Iya sholat ke Suger," ungkapnya.
| Baca juga: Warga Maesan Mulai Berpuasa Hari Ini |
Ia menjelaskan, sengaja ikut sholat di Jember untuk menghargai mayoritas masyarakat di lingkungannya rumahnya yang baru besok lebaran.
"Kalau puasa ya sudah selesau hari ini, tapi kami kan puasanya 28 Februari," ujarnya.
Menurut Hilmi, dirinya mengikuti penetapan hari raya Idul Fitri ini berdasarkan sistem perhitungan (hisab), dengan merujuk pada kitab Najhatul Majalis, karya Syaikh Abdurrahman As-Sufuri Asy-Syafii. Sistem tersebut bernama sistem Khumasi.
“Saya mondok Pondok Pesantren Mahfilud Dluror di Desa Suger. Disana penghitungan ini sudah dilakukan insyaallah sejak sejak tahun 1911," ujarnya.
Menurutnya, sistem Khumasi menetapkan awal puasa dan lebaran selisih lima hari dari penetapan tahun sebelumnya.
Sistem ini dikemukakan oleh Imam Ja’far Ash-Shodiq, salah satu keturunan Nabi Muhamamd SAW.
"Kitab Najhatul Majalis ini setebal 246 halaman, mencakup berbagai hal, tidak hanya soal awal puasa dan lebaran,” pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....