Gerakan Berbagi Kasih di Kota Jember
- 28 Mar 2025 10:48 WIB
- Jember
KBRN, Jember: Gereja Bethel Indonesia (GBI) Rock Jember, bersama My Home dan Komunitas Peace Leader, menggelar acara sosial, yang bertajuk Generasi Memberkati dan Peduli Kota (GEMPITA).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Bina Kecana, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga (DP3AKB) Jember, ini turut membagikan 50 paket sembako dan bingkisan Idulfitri.
Puluhan paket itu dibagikan kepada kelompok-kelompok masyarakat yang membutuhkan. Seperti perempuan kepala keluarga (PEKA), penyintas korban kekerasan, dan kelompok marjinal lainnya.
Berdasarkan rilis yang diterima RRI, Jumat (28/3/2025), program ini bertujuan untuk menyebarkan kasih dan kepedulian, serta memberikan rasa sukacita menjelang Lebaran.
Kegiatan dimulai dengan pengenalan tentang parenting dan berakhir dengan pembahasan mengenai pencegahan kekerasan terhadap anak dan perempuan di Kabupaten Jember.
Menurut data, angka kekerasan terhadap anak dan perempuan di daerah ini masih cukup tinggi. Kepala Bidang Perlindungan Anak DP3AKB Jember, Joko Sutriswanto, turut memberikan edukasi.
Terutama mengenai pencegahan kekerasan seksual di tempat kerja, usaha, dan UMKM. Selain itu, ia juga menjelaskan prosedur pelaporan kekerasan melalui layanan One Touch Service (OTS).
Layanan tersebut dapat diakses melalui WhatsApp (0811 3880 8800) atau Instagram (UPTD_PPAJEMBER21). Semua laporan akan dirahasiakan dan tidak dikenakan biaya apapun.
"Selain itu, kami juga mendorong rumah ibadah untuk menjadi ramah anak. Kami berharap tokoh agama turut peduli terhadap isu-isu kekerasan terhadap anak, perempuan, dan pekerja migran," kata dia.
Pdt. Beny Manuel Kristanto dari GBI Rock Jember mengungkapkan, bahwa gereja ingin hadir di tengah-tengah masyarakat. Melalui kegiatan ini, pihaknya ingin berbagi dengan masyarakat yang kurang mampu.
“Terutama perempuan kepala keluarga dan penyintas kekerasan. Kami berusaha bersinergi dengan lembaga Peace Leader dan DP3AKB untuk memberikan bantuan kepada mereka," jelas Pdt. Beny.
Sementara itu, perwakilan Peace Leader Jember, Cinthia Tugas Tika Sari, menegaskan pentingnya peran lintas agama dalam merespons isu sosial, terutama terhadap kelompok rentan yang membutuhkan perhatian lebih.
“Sebagai gerakan lintas agama, kami merasa wajib hadir untuk memberikan perhatian dan kasih sayang kepada kelompok penyintas kekerasan dan perempuan kepala keluarga di Jember yang membutuhkan bantuan," ujarnya.
Acara ini menjadi bukti nyata dari solidaritas dan kepedulian masyarakat Jember yang saling berbagi dan mendukung satu sama lain, terutama dalam menyambut hari raya Idulfitri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....