UCI Apresiasi BIG Downhill Banyuwangi, Salah Satu Event Downhill Terbesar

  • 20 Sep 2026 19:57 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID Banyuwangi – Federasi Balap Sepeda Internasional (UCI) mengapresiasi konsistensi Kabupaten Banyuwangi dalam menyelenggarakan Banyuwangi Ijen Geopark (BIG) Downhill. Commissaire UCI asal Hong Kong, Daisy Wong Man-San, menyebut BIG Downhill 2026 menjadi salah satu kejuaraan downhill paling berkesan yang pernah dikawalnya.

Daisy mengungkapkan, BIG Downhill 2026 yang berlangsung di Gantasan Bike Park pada 19–20 September 2026 memiliki jumlah peserta yang besar. Tahun ini, sebanyak 216 pembalap dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti kejuaraan yang berstatus UCI Class 1 atau C1 tersebut.

“Untuk ajang ini, ini adalah event downhill terbesar yang pernah saya ikuti secara langsung, dengan jumlah pembalap yang mencapai lebih dari 200 orang,” ujar Daisy di lokasi acara, Minggu, 20 September 2026.

Daisy juga mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dan panitia penyelenggara yang dinilai mampu mengemas kompetisi dengan baik. Menurutnya, BIG Downhill tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga mempertemukan komunitas dan pembalap sepeda gunung dari berbagai daerah.

Kondisi cuaca yang cerah saat putaran final turut mendukung jalannya perlombaan. Daisy menyebut kondisi tersebut berbeda dengan penyelenggaraan sebelumnya yang kerap berlangsung dalam kondisi hujan.

“Saya mendengar dari para pembalap bahwa tahun-tahun sebelumnya selalu hujan. Hari ini kita mendapatkan cuaca yang sangat cerah untuk babak final,” tutur Daisy.

Melihat kualitas lintasan dan penyelenggaraan, Daisy berharap BIG Downhill dapat menarik lebih banyak pembalap dari berbagai negara pada pelaksanaan berikutnya. Ia menilai kehadiran lebih banyak rider internasional akan semakin memperluas partisipasi dalam kejuaraan tersebut.

“Saya sangat berharap pada penyelenggaraan tahun depan akan makin banyak pembalap mancanegara yang datang dan bergabung di Banyuwangi,” ungkap Daisy.

Ketua Panitia BIG Downhill 2026, Munif, mengatakan kejuaraan tersebut telah digelar selama tujuh tahun sejak 2020. Pada tahun ini, peserta berasal dari berbagai daerah, antara lain Jawa Timur, Bali, Batam, Sulawesi, Nusa Tenggara Barat, Jakarta, Tangerang, hingga Jawa Tengah.

Munif menyebut jumlah peserta mancanegara tahun ini menurun dibandingkan tahun sebelumnya. Pada penyelenggaraan sebelumnya, sejumlah pembalap dari Iran, Thailand, Filipina, Hong Kong, Taiwan, Singapura, Malaysia, hingga Australia turut berpartisipasi.

“Dibandingkan tahun lalu, jumlah peserta dari luar negeri memang menurun. Setelah dikomunikasikan, ternyata faktor ekonomi menjadi salah satu penyebabnya,” kata Munif.

Salah satu daya tarik BIG Downhill adalah karakter lintasan Gantasan Bike Park yang memiliki panjang sekitar 2,3 kilometer. Lintasan tersebut memiliki perbedaan kondisi tanah antara sektor atas yang cenderung basah dan lembap dengan sektor bawah yang lebih kering.

“Kalau menggunakan ban basah, mereka akan kewalahan di sektor bawah yang kering. Sebaliknya, jika memakai ban kering, mereka akan kesulitan menaklukkan sektor atas,” jelas Munif.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....