BMX Supercross Banyuwangi Tarik Pembalap Mancanegara

  • 22 Jun 2026 01:13 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Banyuwangi - Ratusan pembalap BMX dari berbagai daerah di Indonesia dan mancanegara dipastikan ambil bagian dalam Banyuwangi BMX Supercross 2026 yang akan digelar pada Sabtu hingga Minggu, 27-28 Juni 2026, di Sirkuit BMX Supercross Muncar, Banyuwangi. Menjelang pelaksanaan kejuaraan, sejumlah pembalap telah tiba dan mulai berlatih di sirkuit yang dikenal sebagai salah satu trek BMX terpanjang di dunia tersebut.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Banyuwangi Dwi Handayani mengatakan peserta yang telah mendaftar tidak hanya berasal dari Indonesia, tetapi juga dari sejumlah negara di Asia Tenggara seperti Singapura, Filipina, dan Thailand. Pendaftaran kejuaraan dibuka sejak Mei dan akan ditutup pada Sabtu, 20 Juni 2026.

“Pendaftaran sudah dimulai sejak Mei lalu dan sampai besok 20 Juni nanti. Pendaftaran bisa melalui website banyuwangisport.com,” ujar Yani, Jumat, 19 Juni 2026.

Menurut Yani, berbagai persiapan teknis terus dilakukan untuk memastikan pelaksanaan kejuaraan berjalan lancar dan memenuhi standar internasional. Saat ini, Dispora Banyuwangi tengah melakukan perbaikan dan pembersihan area sirkuit sesuai regulasi Union Cycliste Internationale (UCI), mengingat ajang tersebut masuk dalam kalender resmi UCI Class 1.

Selain itu, Dispora juga melakukan pemetaan lokasi untuk penempatan berbagai peralatan dan properti lomba. Koordinasi dengan sejumlah perangkat daerah dan pemangku kepentingan turut dilakukan, terutama terkait layanan kesehatan, keamanan, rekayasa parkir, hingga atraksi pendukung selama kejuaraan berlangsung.

“Kami juga tengah melakukan pemetaan lokasi untuk peralatan lomba dan properti lomba. Melakukan koordinasi dengan stakeholder atau SKPD terkait, khususnya masalah medis, keamanan, rekayasa parkir, atraksi, dan lainnya,” ucap Yani.

Yani menambahkan, sejumlah pembalap telah hadir lebih awal untuk beradaptasi dengan karakter lintasan. Dispora Banyuwangi juga menyediakan fasilitas latihan dengan tarif retribusi yang telah ditetapkan sesuai kategori peserta.

Untuk pembalap asal Banyuwangi dikenakan retribusi sebesar Rp5.000 per orang, pembalap dari luar Banyuwangi Rp10.000 per orang, sedangkan tim internasional dikenakan biaya Rp2.500.000 per tim per hari. Tarif untuk peserta luar negeri lebih tinggi karena mencakup layanan tambahan, termasuk pendampingan tenaga medis selama sesi latihan.

Salah satu pembalap asal Medan, Sumatera Utara, Hilmi, mengaku telah berada di Banyuwangi selama sepekan untuk mempersiapkan diri menghadapi kejuaraan. Ia datang bersama empat rekannya dan langsung menjalani latihan sejak tiba di Banyuwangi.

“Saya dengan 4 orang datang Minggu malam dan langsung latihan hari Senin kemarin,” ujar Hilmi.

Hilmi berharap dapat meraih hasil terbaik dalam ajang yang diikuti atlet dari berbagai negara tersebut. Menurutnya, Banyuwangi BMX Supercross menjadi kesempatan penting untuk mengukur kemampuan sekaligus bersaing di level internasional.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....