Timnas BMX Matangkan Persiapan Asian Games di Banyuwangi

  • 01 Agt 2026 12:12 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Banyuwangi – Tim nasional balap sepeda Indonesia nomor BMX terus mematangkan persiapan menuju Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dengan menggelar pemusatan latihan nasional (Pelatnas) di Sirkuit Internasional BMX Supercross Banyuwangi. Program latihan ini difokuskan untuk meningkatkan kesiapan fisik, teknik, dan mental atlet sebelum berlaga di Jepang pada September mendatang.

Persiapan tersebut mendapat perhatian langsung dari Ketua Kontingen (Chef de Mission/CdM) Indonesia untuk Asian Games 2026, Todotua Pasaribu. Ia meninjau pelaksanaan latihan di Banyuwangi bersama Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat Indonesia Cycling Federation (ICF) Jadi Rajagukguk, tim analis Kementerian Pemuda dan Olahraga, Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia), serta perwakilan Pemkab Banyuwangi.

Todotua menilai fasilitas Sirkuit BMX Supercross Banyuwangi telah memenuhi standar untuk menunjang pembinaan atlet nasional. Menurutnya, keberadaan sirkuit tersebut menjadi modal penting bagi peningkatan prestasi balap sepeda Indonesia.

"Saya cukup takjub melihat tempat latihan BMX di Banyuwangi. Ini sudah sangat proper sekali. Treknya sangat mendukung untuk persiapan teman-teman atlet yang akan bertanding di Asian Games," ujar Todotua, Sabtu 1 Agustus 2026.

Selain mendukung persiapan Asian Games, Todotua menyebut fasilitas tersebut juga menjadi investasi jangka panjang untuk mencetak atlet-atlet BMX masa depan, termasuk menghadapi SEA Games 2027.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal PP ICF Jadi Rajagukguk mengatakan cabang balap sepeda ditargetkan menyumbang empat medali emas pada Asian Games 2026. Dari jumlah tersebut, salah satu emas diharapkan datang dari nomor BMX.

"Target dari federasi sendiri kami membidik lebih dari satu emas. Maka mohon dukungan dan doa dari seluruh masyarakat Indonesia agar tim cycling Indonesia memberikan yang terbaik di Asian Games," kata Jadi.

Untuk mewujudkan target tersebut, ICF memusatkan latihan tujuh atlet terbaik nomor BMX di Banyuwangi. Mereka berlatih di lintasan sepanjang 465 meter yang dilengkapi obstacle empat high jump, dua start gate setinggi 5 dan 8 meter, tujuh line, serta telah memenuhi standar Olimpiade.

Selain menjalani latihan intensif enam hari dalam sepekan, para atlet juga dipersiapkan melalui rangkaian uji coba internasional di Australia, Jepang, dan Malaysia guna meningkatkan pengalaman bertanding menghadapi atlet-atlet terbaik Asia.

Salah satu andalan Indonesia, Amellya Nur Sifa, mengaku kondisi tim terus menunjukkan perkembangan positif. Peraih medali emas Asian Games itu optimistis mampu kembali tampil maksimal pada ajang di Jepang.

"Persiapan sejauh ini sudah cukup matang, tinggal menjaga konsistensi performa. Target pribadi saya tentu ingin mempertahankan medali emas dan memberikan hasil luar biasa untuk Indonesia," tegas Sifa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....