Rio Akbar Juarai Banyuwangi BMX Supercross 2026
- 29 Jun 2026 12:02 WIB
- Jember
RRI.CO.ID Banyuwangi – Pembalap Indonesia, Rio Akbar, menjadi juara Banyuwangi BMX Supercross 2026 di Sirkuit BMX Banyuwangi, Minggu 28 Juni 2026. PAda balapan hari keduia Rio mengalahkan juara Asia asal Thailand, Komet Sukprasert, sekaligus memastikan Indonesia menyapu gelar elite putra dan putri.
Sebelumnya, pembalap Timnas Indonesia Amellya Nur Sifa sukses mempertahankan gelar juara di kategori Women Elite. Hasil tersebut menjadi pencapaian manis bagi Indonesia pada ajang internasional yang diikuti pembalap dari berbagai negara.
Rio membayar kegagalannya pada hari pertama, Sabtu 27 Juni 2026, ketika hanya finis di posisi kelima. Pada final hari kedua, ia tampil konsisten dan mencatatkan waktu tercepat 43,110 detik, unggul tipis atas Komet Sukprasert yang membukukan waktu 43,304 detik.
Persaingan berlangsung ketat sejak start. Posisi ketiga dan keempat juga ditempati pembalap Indonesia, Firman Chandra Alim dan Yussi Wakhidur Rizal, sehingga empat besar didominasi rider Indonesia dan Thailand.
"Alhamdulillah, saya sangat bersyukur bisa meraih hasil terbaik. Persaingannya sangat ketat karena semua pembalap sangat cepat, terutama Komet yang merupakan juara Asia," ujar Rio.
Rio menilai Sirkuit BMX Banyuwangi yang dikenal sebagai salah satu trek BMX terpanjang di dunia menjadi tantangan tersendiri. Menurutnya, lintasan tersebut tidak hanya menguji teknik, tetapi juga kemampuan pembalap dalam mengatur stamina sepanjang balapan.
"Strateginya mengatur waktu istirahat setelah moto dan memaksimalkan recovery. Trek Banyuwangi sangat panjang dan menantang," tutur Rio.
Sementara itu, Komet Sukprasert mengakui gagal mempertahankan gelarnya setelah mengalami kelelahan menjelang final. Meski demikian, juara SEA Games 2025 dan ASEAN BMX Racing Cup 2026 itu tetap bersyukur dapat mengakhiri lomba di podium.
"Sedikit kecewa karena kemarin saya menang. Meski begitu saya senang masih bisa naik podium. Trek Banyuwangi sangat bagus, panjang, dan menantang. Saya harus berlatih lebih keras lagi agar lebih kuat saat kembali berlomba di sini," ucap Komet.
Pada kategori Women Elite, Amellya Nur Sifa kembali menunjukkan dominasinya setelah mengungguli pembalap Thailand, Chutikan Kitwanitsathian. Kemenangan tersebut menjadi bekal penting bagi Amellya sebelum tampil pada UCI BMX Racing World Championships di Brisbane, Australia.
"Saya senang bisa meraih hasil terbaik di Banyuwangi. Trek ini mengajarkan saya untuk terus belajar mengatur tenaga karena lawan terberat sebenarnya adalah diri sendiri," ujar Amellya.
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan keberadaan sirkuit berstandar Olimpiade di Banyuwangi diharapkan tidak hanya memperkuat sektor sport tourism, tetapi juga menjadi pusat pembinaan atlet balap sepeda Indonesia.
"Kami ingin Banyuwangi BMX Supercross menjadi tempat lahirnya atlet-atlet berprestasi. Dengan hadirnya pembalap dari berbagai negara, atlet Indonesia mendapat pengalaman bertanding di level internasional tanpa harus ke luar negeri," kata Ipuk.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....