Ratusan Rider Ramaikan Banyuwangi Criterium League 2026

  • 30 Mei 2026 15:15 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Banyuwangi – Sebanyak 220 rider dari 33 daerah di Indonesia adu cepat dalam ajang balap sepeda nasional bertajuk Banyuwangi Criterium League (BCL) Sabtu, 30 Mei 2026. Kompetisi ini menjadi bagian dari penguatan sport tourism Banyuwangi sekaligus wadah pembinaan atlet balap sepeda nasional.

Para peserta datang dari berbagai daerah seperti Bandung, Jakarta, Makassar, Yogyakarta, Surakarta, Sumedang, Sleman, Bangkalan, Banyumas, Surabaya, Bali, hingga Lombok. Mereka bersaing di lintasan sirkuit jalan raya yang memutari kawasan Jalan Ahmad Yani Banyuwangi.

Banyuwangi Criterium League diselenggarakan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jawa Timur bekerja sama dengan DPRD Jatim dan Dispora Banyuwangi. Event tersebut menjadi salah satu seri balap sepeda criterium berskala nasional yang rutin digelar di Indonesia setelah sebelumnya berlangsung di Yogyakarta.

Kepala Dispora Banyuwangi, Dwi Handayani, mengatakan Banyuwangi dipilih menjadi tuan rumah karena memiliki pengalaman panjang dalam penyelenggaraan event sport tourism dan kejuaraan balap sepeda tingkat nasional maupun internasional.

“Banyuwangi sudah dikenal sebagai Kota Sepeda, daerah sport tourism dan punya pengalaman menggelar berbagai kejuaraan sepeda baik nasional dan internasional. Karena itu Banyuwangi dipercaya menjadi tuan rumah,” ujar Yani, sapaan akrabnya.

Turut hadir dalam perlombaan tersebut Kabid Kebudayaan dan Olahraga Dispora Jatim, Cepi Sukur Laksana, serta Anggota DPRD Jawa Timur, dr Agung Mulyono.

BCL mempertandingkan tiga kategori utama yakni Road Bike, Fixie, dan BMX. Untuk kategori Road Bike dibagi dalam kelas Pra Youth, Youth, Junior, Women Open, hingga Elite. Sementara kategori komunitas terdiri atas Fixie Junior, Open, dan Mini Bike Open.

Anggota DPRD Jatim, dr Agung Mulyono, mengatakan para atlet yang meraih prestasi dalam ajang tersebut akan mendapat pembinaan dari Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Jawa Timur bersama Dispora Jatim.

“Ke depan event ini kita adakan tiap tahun. Semoga lebih banyak lagi atlet yang ikut dan semakin bertambah,” ucap Agung.

Balapan berlangsung sejak pukul 06.00 WIB hingga 15.30 WIB di lintasan sepanjang sekitar 1,1 kilometer per putaran. Jumlah lap berbeda di setiap kategori sesuai kelompok usia dan nomor perlombaan.

Salah satu peserta kategori Women Open, Crismonita Dwi Putri, mengaku senang kembali berlomba di Banyuwangi. Atlet peraih medali perunggu Kejuaraan Trek Asia 2019 itu menilai Banyuwangi selalu memberikan pengalaman positif bagi para pembalap.

“Saya sudah beberapa kali mengikuti kejuaraan di Banyuwangi seperti Ijen KOM dan Tour of Kemala. Kuliner dan penginapannya enak. Saya ikut BCL ini sebagai persiapan menghadapi ajang Bromo KOM,” tutur Crismonita.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....