Lontong Kupang, Kuliner Khas Pesisir yang Kaya Cita Rasa

  • 27 Jul 2026 16:27 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember - Lontong kupang menjadi salah satu kuliner khas Jawa Timur yang masih bertahan hingga sekarang. Hidangan ini identik dengan daerah pesisir Sidoarjo dan dikenal memiliki cita rasa gurih khas laut. Bahan utamanya berupa kerang kecil yang banyak ditemukan di kawasan berlumpur dan perairan asin.

Mengutip dari laman Indonesia Kaya, ukuran kupang bahkan hampir menyerupai biji kedelai atau butiran beras. Hewan laut tersebut sejak lama dimanfaatkan masyarakat pesisir sebagai bahan makanan tradisional yang kemudian diolah menjadi sajian khas bernama lontong kupang.

Selain dikenal karena rasanya yang unik, kupang juga memiliki kandungan gizi yang cukup baik bagi tubuh. Kupang mengandung zat besi (Fe) yang membantu pembentukan sel darah merah, serta zinc atau seng yang berperan dalam sistem metabolisme tubuh. Kandungan asam lemak tak jenuh dan proteinnya juga cukup tinggi sehingga dapat menjadi alternatif sumber protein hewani.

Dalam proses pengolahannya, kupang yang telah dibersihkan direbus bersama bumbu rempah hingga menghasilkan kuah gurih khas laut. Penyajiannya dipadukan dengan potongan lontong, lalu disiram kuah hangat dan tambahan petis khas yang dicampur bawang putih. Perpaduan rasa gurih, sedikit manis dari petis, dan aroma bawang putih membuat kuliner ini memiliki cita rasa yang khas.

Biasanya lontong kupang disajikan bersama lentho berbahan dasar singkong, sate kerang, dan sedikit perasan jeruk nipis. Sebagian penikmat kuliner juga menambahkan es degan atau kelapa muda sebagai pelengkap saat menikmati hidangan tersebut. Sementara itu, DGIP Kemenkumham mencatat bahwa pada 14 Januari 2022 lontong kupang resmi tercatat sebagai Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) asal Kabupaten Sidoarjo. Pencatatan tersebut menjadi salah satu upaya pelestarian kuliner tradisional daerah.

Meski identik dengan Sidoarjo, lontong kupang juga dapat ditemukan di daerah lain, termasuk di Jember. Salah satu yang cukup dikenal masyarakat berada di kawasan Kepatihan Jember, yakni Lontong Balap Cak Huda yang telah berjualan selama belasan tahun. Salah satu pembeli bernama Azki saat mengunjungi lontong balap cak Huda, mengaku menyukai lontong kupang di tempat tersebut karena rasanya gurih dan tidak amis, Minggu (26/07/2026). "Perpaduan kuah kupang dan petis buat hidangan ini makin terasa nikmat disantap kapan saja" ungkap Azki.

Hingga kini, lontong kupang masih menjadi salah satu kuliner tradisional Jawa Timur yang tetap diminati masyarakat. Cita rasa khas dan sejarah panjangnya membuat makanan ini terus bertahan di tengah berkembangnya berbagai kuliner modern.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....